• Tamparan nyata
PLAKK!!
Telapak tangan Linda mendarat dengan bunyi yang nyaring tepat di pipi Yovan, tanpa kata, hanya mata dan tangan yang berbicara. Lalu Linda masuk dengan langkah yang arogan ke dalam kamar Adira. Jelas, dari gesture nya, Ibu dua anak ini bukan ingin menjenguk dan melihat keadaan Adira. Melainkan membuat perhitungan.
Adira yang sedang terbaring lesu melihat sosok Mamanya datang, mengira jika wanita yang telah melahirkannya ke dunia itu datang karena khawatir. Sesaat perasaan Adira menghangat lantaran dugaannya itu. Tanpa kata Adira menatap Mamanya dengan penuh kesedihan. Berfikir bahwa Linda, akan memeluknya untuk menenangkan.
Namun itu hanya pra-duga dari Adira saja, nyatanya Linda langsung duduk di samping ranjang. Dan menatap Adira dengan jengkel. Lalu menyentuh luka di bagian kepala Adira yang terluka.
"Auh! Sakit Ma." Adira spontan menjauhkan kepalanya.
"Maaf, tapi Mama liat lukanya engga begitu parah ya."
Adira mengangguk,"Iya Ma, untungnya engga parah, Mama enggak perlu khawatir."
Linda tersenyum lebar dengan alisnya yang sebelah naik ke atas.
"Tenang saja, Mama enggak peduli. Sekarang karena luka kamu ternyata cuma segitu dan sepertinya kamu baik-baik saja. Kita ke kantor polisi, ayok bangun."
Adira terdiam, matanya terpaku melihat Mamanya.
"Buat apa ke kantor polisi Ma? Nanti mereka juga akan kesini, aku bisa ceritakan kejadian nya di sini aja. Aku gamau ketemu orang itu lagi." Adira masih mencoba berfikir positif. Padahal hati nuraninya sudah berkata lain melihat sikap dan ucapan yang di lontarkan Mamanya.
"Kita ke kantor polisi buat cabut laporan kamu itu! Gimana sih, ngelaporin orang tua sendiri. Anak durhaka kamu."
Kelu rasanya lidah Adira saat mendengar kata-kata 'durhaka', bukankah kata itu hanya bisa di ucapkan pada anak yang kurang ajar? Dan lagi, Angga bukan orangtua kandungnya.
"T-tapi.." Adira menahan tangisnya, walaupun air matanya sudah jatuh membasahi pipi.
"Enggak ada tapi-tapian, bangun dan kita cabut laporan…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments