• Keluarga hangat
Adira dan Yovan akhirnya sampai di kota tempat Bunda tinggal. Mereka berdua tidak jadi menemui Mira karena Adira merasa sangat bersalah pada Rain. Apalagi setelah mendengar perkataan Yovan tentang bagaimana Rain menjaga diri selama ini. Tindakan Mira sangat keterlaluan.
"Akhirnya anakku datang juga!" Sambut Bunda yang langsung memeluk Adira saat dia baru turun dari taxi. Rumah sederhana dengan halaman luas ini membuat Adira terpana. Apalagi pelukan hangat dari Bunda yang bersemangat menyambutnya datang.
"Bunda pilih kasih. Adira langsung di peluk, aku kok enggak." Yovan sengaja berkata begitu, bukan karena iri melainkan agar Bunda melepas pelukan itu karena tangannya berwarna kuning kunyit menyentuh baju Adira yang berwarna putih.
"Kamu ini Van, biasanya juga enggak mau Bunda peluk."
"Bukan gitu Bun, lihat tuh tangannya kuning menjiplak di punggung istriku."
Bunda langsung melepaskan tangannya dari punggung Adira. Dan meminta maaf.
"Engga apa-apa bunda. Baju ini bakalan Adira simpen karena ada tanda tangan spesial dari Bunda." Adira mengatakan itu dengan jujur bukan hanya sekedar basa-basi. Apapun yang menurut Adira berharga akan dia simpan sebagai bentuk kenangan. Bukan untuk orang lain. Melainkan dirinya sendiri.
"Kamu ini ada-ada saja!"
***
Malam sudah larut tetapi penghuni di rumah Bunda makin terdengar ramai. Padahal hanya Yaya dan Yohan yang tengah ribut berebutan oleh-oleh.
"Kamu baru kenal sama Kak Dira kok mau ambil oleh-oleh yang mahal sih!" Yaya benar-benar tidak mau mengalah pada kembarannya.
"Aku sudah kenalan kok dengan Kak Dira! Yakan Kak? Kacamata hitam itu untuk akukan kak?" Yohan berlari menjauh dari Yaya membawa kacamata itu. Bibir Adira tersenyum tersenyum lebar melihat tingkah kedua adik iparnya. Padahal kacamata itu Adira beli memang untuk mereka. Tapi malah tetap menjadi bahan rebutan.
"Kalian ini kenapa harus berisik di kamar Mbak! Lihat anak Mbak lagi tidur!" Mbak Yuna juga tinggal di rumah Bunda jika suaminya sedang dina…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments