• Hamil?
"Sayang, Bunda bilang sepertinya kita harus ke dokter saja. Karena sudah lebih dari seminggu kamu muntah. Dan terbaring di tempat tidur." Bujuk Yovan. Sepulangnya dari tempat klien. Bunda yang khawatir memarahi Yovan agar segera membawa istrinya ke rumah sakit. Takut ada hal yang tidak di inginkan.
Wajah pucat dan badan Adira yang lesu pun hanya bisa pasrah dengan permintaan suaminya. Entahlah, dia tidak merasa sakit. Tetapi tubuhnya terus saja merasa tidak enak selain dari rebahan. "Baiklah Mas."
Akhirnya sepasang suami istri itu pun pergi ke rumah sakit terdekat.
Setelah mendaftar dan mengambil nomor antrean nama Adira pun akhirnya di panggil. Perasaan Adira menjadi tidak karuan sebab takut jika ternyata dirinya memiliki penyakit yang serius. Tidak adil rasanya bagi Adira jika kebahagiaannya yang baru sejenak sudah harus di warnai kembali oleh luka.
Kegugupan Adira begitu terpancar di wajahnya. Tangannya pun menggenggam slengan suaminya begitu erat. "Sayang tenang saja, ada aku di sini."
Adira lalu masuk ke ruang dokter dan mulai di periksa mulutnya. Perutnya dan juga tensi kemudian detak jantung.
"Sebelumnya apakah ibu sudah menikah?" tanya sang dokter yang berparas tampan itu sembari menulis di kertas.
"Sudah, saya suaminya." sahur Yovan. Masa badannya sebesar ini dari tadi ikut masuk dan menemani Adira tidak terlihat oleh dokter itu.
"Wah saya kira anda saudaranya. Maaf ya pak, kalau boleh tau sudah menikah berapa lama?" dokter sebenarnya sudah tau jika Yovan adalah suami Adira. Tetapi dia berpura-pura tidak tau, agar sepasang suami istri ini tidak lagi memasang wajah tegang. Seolah-olah pemeriksaan ini adalah suatu yang yang menentukan antara hidup dan mati.
Yovan tidak menjawab. Dirinya merasa kesal karena merasa jika dokter tampan ini tengah meledeknya.
"tiga minggu dok," jawab Adira segera. Saat melihat raut wajah suaminya yang datar.
Dokter itu mengangguk senyum. "Baiklah kalau begitu saran saya ibu dan suami periksa ke dokter kandungan saja ya. K…
AKU TALAK SUAMI-MU!
BAB
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments