"Wanita bisa hidup bahagia tanpa lelaki." Itu tekad kuat yang Adira tanamkan pada dirinya.
*
Ketika bahagia terlalu lama menyapa, terkadang kita harus lebih waspada, karena bencana bisa datang di saat yang tenang, itulah yang di hadapi oleh Adira yang kini berada di jurang kehancuran. Ia tidak hanya kehilangan suami yang selama ini sempurna untuknya, tetapi juga orang yang selalu ada dan menemani setiap langkah di hidupnya sejak kecil.
Penderitaan Adira semakin dalam saat ia menyadari bahwa perselingkuhan ini bukan hanya mencuri kebahagiaannya, tapi juga kehidupan dan jiwanya.
Di tengah amarah dan rasa sakit yang tak tertahankan, Adira menolak menjadi korban yang pasrah. Ia bangkit dengan tekad yang membara, membalikkan keadaan, dan melontarkan sebuah gugatan yang mengejutkan. "Aku Talak Suamimu!"
Keputusan berani ini bukan hanya tentang memutus ikatan pernikahan, tetapi juga sebuah deklarasi perang terhadap pengkhianatan. Karena Adira tidak sudi untuk di hina lebih jauh lagi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meidame, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKU TALAK SUAMI-MU! Komentar