"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN"
BAB 31: FITNAH DI PAGI HARI DAN KEBENARAN YANG TERPAPAR
Hari-hari terus berlalu, rutinitasku pun berjalan lancar. Setiap malam aku selalu menyempatkan waktu untuk mengajari Bastian belajar, dan kebiasaan itu sudah berlangsung selama satu minggu penuh. Pagi itu, seperti biasa, aku sudah selesai membantu Bunda menyiapkan masakan di dapur. Setelah semuanya beres, aku berjalan ke belakang rumah, berniat memanen terong ungu yang sudah cukup lama kutanam. Buahnya sudah besar-besar, mengkilap, dan sudah matang siap dipetik dan dimasak. Aku membawa keranjang anyaman buatan tangan ayah dulu, barang sederhana namun sangat berharga bagiku.
Di jalan menuju kebun belakang, Abang Ardiansyah berpapasan denganku, ia tampak heran melihatku membawa keranjang besar.
"Dik... Mau ke mana bawa keranjang segala? Mau pergi jauh ya?" tanyanya penasaran.
"Eh Abang Ardiansyah... Ini Ria mau ke belakang rumah Bang, mau panen terong ungu. Lihat deh, udah besar-besar banget, udah siap dimasak rasanya. Seandainya saja rumah kita dekat sama pasar, enak ya Bang... Pasti bisa kita jual, lumayan dapat uang jajan tambahan. Tapi ya mau gimana lagi, kita kan jauh dari pasar," jawabku sambil tersenyum.
"Iya juga sih Dik... Entah kapan ya desa ini bakal berubah jadi enak kayak tempat lain. Kalau jalanannya bagus, malam-malam terang benderang kayak di kota, mungkin hidup di desa ini bakal lebih maju ya hahaha..." Abang Ardiansyah tertawa, kami berdua sama-sama tersenyum, merasa seperti sedang berkhayal mengawang-awang terlalu jauh.
Namanya kami berdua pun berjalan santai menuju kebun.
"Dik... Abang mau ikut lihat-lihat sebentar boleh? Tanaman singkong yang Abang tanam waktu itu, kira-kira umbinya udah ada belum ya? Udah besar belum?" tanya Abang penasaran.
Aku langsung tertawa jahil. "Haa... Namam aja Bang, tapi rumput liar aja gak pernah dibersihin. Itu tanaman apa mau tumbuh bagus kalau gak diurus? Nanti kalau singkongnya udah jadi, malah hama sama tikus duluan yang…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN" BAB 31: FITNAH DI PAGI HARI DAN KEBEN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments