Satu satunya bunga di tengah hutan bab: 171
Kabar Bahagia di Rumah Bundanya
Malam harinya, setelah selesai shalat Isya dan mengurus semuanya di rumah Baba, Ria mengambil ponsel yang sudah diberikan Baba kepadanya sejak dulu — sebuah ponsel yang Baba berikan agar Ria bisa menghubungi keluarganya kapan saja, cukup untuk menelepon dan video call. Ia menekan nomor yang sudah ia hafal di luar kepala.
Tut… tut… tut… Telepon berdering tiga kali, lalu terdengar suara salam yang akrab dan hangat.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Kakak Ria!" — suara Bagas terdengar ceria di seberang sana.
Ria tersenyum lebar, hatinya terasa hangat seolah sedang memeluk adiknya itu. "Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Dik Bagas. Gimana kabar kalian semua di sana? Bunda sehat kan, Dik?"
"Alhamdulillah, sehat semua, Kak! Bunda lagi di sini kok, sebentar ya Kak, saya panggilkan."
"Alhamdulillah… Dik, alihkan ke video call ya, Kakak rindu ingin melihat wajah Bunda dan kalian semua," pinta Ria dengan suara lembut namun penuh kerinduan yang mendalam.
"Siap, Kak! Tunggu sebentar ya."
Tak lama kemudian, layar ponsel menyala. Wajah Bagas tampak terlebih dahulu, lalu perlahan bergeser memperlihatkan wajah Bunda yang sedang tersenyum lebar, matanya berbinar-binar bahagia.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Nak Ria…" sapa Bunda lembut, tangannya terangkat menyentuh layar ponsel seolah ingin menyentuh wajah anak perempuannya itu.
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Bunda…" Ria menahan tangis, suaranya sedikit bergetar. "Bunda sehat kan? Rindu sekali sama Bunda…"
"Hee… Alhamdulillah, Bunda sehat, Nak. Sehat sekali. Jangan khawatir ya, Bunda makan teratur, tidak kurang apa pun," jawab Bunda sambil tersenyum, meski matanya juga mulai berkaca-kaca menahan rindu yang tak kalah besarnya.
Terdengar suara tawa renyah dari samping Bunda. "Kak Ria, Bunda sekarang gemuk loh! Sehat sekali badannya, bersemangat terus!" Itu suara Abang Ardiansyah yang muncul di balik layar, wajahn…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
Satu satunya bunga di tengah hutan bab: 171 Kabar Bahagia di Rumah Bundanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments