"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN"
BAB 76: MALAM PENUH EMOSI DAN KEBENCIAN
Malam itu, suasana di klinik Bidan Hana terasa begitu hening. Semakin larut malam, semakin terasa sepi dan dingin di sana. Namun, berbeda sekali dengan suasana di rumah Bu Maria—di sana keadaan masih terasa panas dan memanas. Arefin masih menyimpan amarah yang belum juga reda di hatinya. Bu RT pun masih ada di sana, mendampingi mereka. Arefin dan Bagas masih merasa sangat kesal dan sakit hati, mengingat kejadian tadi siang saat Bunda sampai pingsan begitu lama. Di dalam hati mereka, yakin sekali semua ini bermula dari kedatangan Budhe Fatimah dan perkataan-perkataan pedasnya yang sempat membuat Bunda bersitegang.
"Budhe... kenapa sih kalian tidak bisa bersabar sedikit saja? Mau bicara soal Pak Riswan, tidak bisakah besok saja? Seolah-olah tidak ada waktu lain saja! Baru saja sampai, langsung saja meledak-ledak, persis seperti burung yang berkicau tanpa henti dan tidak tahu aturan!" ucap Arefin dengan suara bergetar menahan marah. "Kalian ini yang sebenarnya tidak punya adab! Kalian tidak tahu, kalau saya ini kalau sudah marah sampai ubun-ubun, kalian semua pasti akan merasakan akibatnya nanti!" sambung Arefin lagi, matanya menatap tajam ke arah dua orang tamu itu.
"Kalian datang ke sini cuma bikin keributan saja! Padahal baru tadi siang Bunda kami pingsan gara-gara surat yang kalian kirim itu, dan sekarang kalian datang langsung menuntut ini itu!" lanjut Arefin dengan nada penuh kebencian. "Ya Allah... kenapa kami tidak habis-habisnya diuji? Sampai kapan lagi, ya Allah?" teriak Arefin sekuat hati, meluapkan segala emosi yang tertahan di dadanya.
Bu RT yang berdiri di dekatnya pun langsung menepuk-nepuk pelan bahu pemuda itu, berusaha menenangkan. "Sabar, Nak... Jangan salahkan Allah ya, semua ini ada hikmahnya," kata Bu RT lembut.
Mendengar itu, Arefin pun tak kuasa menahan tangisnya, ia terisak sejadi-jadinya melepaskan segala beban di hati.
Setelah suasana sedikit mereda, Bu RT pun memb…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN" BAB 76: MALAM PENUH EMOSI DAN KEBENCIAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments