📖 SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN
Bab 91: Curi Pandang, Air Wudhu, dan Kenakalan Ria
Suasana di rumah Bu Maria makin ramai saja kedatangannya. Hari semakin larut malam, namun obrolan dan canda tawa belum juga berhenti. Di antara rombongan Pak Somat, ada seorang pemuda bernama Agus. Entah disengaja atau tidak, berkali-kali matanya melirik dan mencuri pandang ke arah Ria yang duduk di sana. Hal itu tentu saja tidak luput dari pengamatan tajam Pak Bilal, Abang Hamza, maupun Abang Arefin.
“Emmm… wangi sekali rupanya anak gadis Ayah ini, sampai ada yang curi-curi pandang terus dari tadi,” gumam Pak Bilal dalam hati sambil tersenyum menatap Ria.
Sedangkan Ria? Dia sama sekali tidak menyadarinya. Gadis itu sedang asyik sekali menikmati singkong goreng yang renyah dan gurih, mulutnya penuh, pipinya menggelembung lucu seperti tupai yang sedang menyimpan biji-bijian.
Ahirnya Pak RT yang dari tadi diam dan menahan geli, punya ide jahil. Dia mengambil sepotong kecil singkong goreng, lalu dengan cekatan melemparnya tepat ke arah mulut Ria yang sedang mengunyah dengan nikmat.
TELUP!
Potongan singkong itu tepat mengenai bibir Ria sampai pipinya melambung ke atas karena kaget. Ria berhenti mengunyah, matanya melirik ke kiri dan ke kanan mencari siapa pelakunya. Pandangan matanya tak sengaja bertemu dengan Agus yang sedang menatapnya sambil tersenyum malu.
“Emmm… siapa yang melempar ya? Berani sekali!” batin Ria curiga.
Semua orang yang ada di sana pura-pura tidak tahu, tetap mengobrol seolah tidak terjadi apa-apa. Ria menatap Ayah Bilal, tapi Ayahnya hanya menggelengkan kepala sambil menahan tawa. Lalu dia menatap Abang Hamza dan Arefin, tapi mereka juga berwajah polos.
“Abang tidak mungkin melakukannya, pasti orang lain,” batin Ria lagi.
Namun Ria adalah anak yang pintar dan cerdik. Matanya menatap tajam ke arah Pak RT yang dari tadi tersenyum-senyum penuh arti. Tanpa bicara panjang lebar, Ria langsung mengambil sepotong besar singkong goreng, menggenggamnya erat, lalu saat P…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN Bab 91: Curi Pandang, Air Wudhu, dan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments