"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN"
BAB 48: JANGAN USIK MACAN YANG SEDANG TIDUR
Napas mereka masih terengah-engah, hembusan nafas terdengar kencang sambil mengatur irama langkah kaki.
"Huuu... huu... enak juga ya rasanya... jadi olahraga nih," kata Dimas sambil tersenyum lebar napasnya masih memburu.
"Iya... bener banget, segar badan rasanya," sambung Bagas setuju.
Akhirnya Ria dan adik-adiknya sampai di lingkungan sekolah. Di gerbang sekolah mereka berpisah sesuai arah kelas masing-masing. Ria sama Bagas berjalan lurus menuju bangunan utama, sedangkan Dimas sama Fajar belok ke kanan menuju gedung sebelah.
"Kak... Dimas sama Fajar ke kelas dulu ya," pamit Dimas.
"Iya... Hati-hati ya, belajar yang rajin, jangan nakal di dalam sana," pesan Ria sambil menatap mereka sayang.
"Siap Kak!" jawab Dimas dan Fajar serempak, lalu melambaikan tangan. "Assalamualaikum..."
"Waalaikumsalam... Semangat ya!" jawab Ria dan Bagas.
"Ayo Kak ria, kita lanjut," ajak Bagas
Sesampainya di depan kelas, Bagas pun berbelok ke sebelah kiri karena kelasnya ada di sana. "Kak... aku masuk sini dulu ya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh," jawab Ria sambil mengangguk.
Ria pun berjalan sendirian menuju kelasnya sendiri. Begitu sampai di bangku duduknya, dia langsung masuk dengan tenang, duduk tegap, lalu mengeluarkan buku bacaan tebal miliknya. Seperti kebiasaan Ria, dia selalu memanfaatkan waktu luang sebelum guru datang untuk menambah wawasan dari buku.
Tak lama kemudian, murid-murid lain mulai berdatangan memenuhi ruangan. Suasana kelas yang tadinya sepi mulai riuh dan berisik. Di sudut kelas, terlihat Sisil dan Agung yang dari dulu memang suka cari masalah sama Ria, mulai melirik-lirik ke arah Ria dengan tatapan tidak suka.
"Coba lihat tuh Agung... si Kutu Buku itu," cibir Sisil sambil menyenggol temannya. "Baru sampai kelas, belum ada guru, bukannya santai atau ngobrol, eh langsung aja buka buku. Aneh banget sih orang itu."
Agung dan tem…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN" BAB 48: JANGAN USIK MACAN YANG SEDANG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments