🙏❤️
Satu-satunya Bunga di Tengah Hutan
Benar kata orang, hari ini sungguh menjadi hari yang penuh ujian bagi Ria. Apesnya hari ini tak tertulis di kalender mana pun, namun terasa nyata di setiap langkahnya. Di rumah Baba, Yuni terus-menerus menaruh benci dan memusuhi Ria tanpa alasan yang jelas. Begitu pula di sekolah, para ibu-ibu yang menjemput anak seolah menjadi musuh yang tak tahu di mana letak kesalahannya. Padahal selama ini mereka biasa-biasa saja, tak pernah ada masalah seperti ini sebelumnya.
Ria pun berpikir, apakah ada dalang yang mengatur semuanya? Ia mengakui dirinya belum memiliki handphone untuk berkomunikasi, namun tiba-tiba sebuah ingatan muncul di benaknya: Ini pasti ulah Yuni di rumah! batin Ria. Yuni sudah lama bekerja di kota ini, sedangkan Ria sendiri baru datang belum genap satu bulan, jadi mustahil jika ia sudah punya musuh di sini.
Di antara kelompok ibu-ibu itu, ada seorang wanita bertubuh gemuk memakai baju dan celana sangat ketat hingga lekuk tubuhnya terlihat jelas. Namanya Rama. Dengan wajah merah padam menahan amarah, ia menunjuk Ria, "Hei si gembel! Berani sekali kau melawan aku! Rasakan serudukanku ini!"
Layaknya banteng yang mengamuk, Rama menundukkan kepalanya dan berlari kencang hendak menabrakkan kepalanya ke arah Ria. Namun Ria tetap tenang, dengan gerakan yang sangat gesit dan luwes meskipun mengenakan busana muslim yang sopan, ia menyingkir perlahan ke samping.
Duk! Duk! Duk!
Tiga kali berturut-turut kepala Rama menghantam pot bunga besar yang berada di belakang tempat Ria berdiri tadi. Pot itu pun pecah berantakan, sementara Rama memegangi keningnya yang kini benjol besar. "Aduuuuh... sakit sekali!" rintihnya kesakitan.
Ria hanya menahan tawa, "Haaa... kok tiba-tiba ada banteng yang mengamuk di sini ya? Padahal sekolah ini biasanya aman dan tenang, mana pernah ada hewan liar begini?" ucapnya polos namun menyindir. Teman-teman Rama sebenarnya ingin sekali tertawa melihat kejadian itu, namun mereka menahan diri takut dimusuh…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
Satu-satunya Bunga di Tengah Hutan Bab 141: Hari Apes Tak di kalen
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments