"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN"
BAB 37: NABRAK KUCING DAN GURU GALAK YANG LEMBUT
Kami bertiga berjalan beriringan pulang meninggalkan sumber air. Di sepanjang jalan itu, mulutku tak henti bicara, meluapkan segala rasa cemas dan sayang yang menumpuk di dada.
"Bun... Kenapa sih Bunda mau-mau aja diajak sama rombongan Bu Warti tadi? Kalau tadi Bunda kelamaan di situ, gimana nanti kalau kaki Bunda kambuh lagi sakitnya kayak dulu? Amit-amit ya Allah, jangan sampai deh Bunda sakit lagi... Bun, bukan Ria doain yang jelek-jelek ya, tapi kami gak tahan Bun, gak kuat rasanya lihat Bunda kesakitan dan sakit-sakitan," kataku sambil menatap wajah Bunda, mata ini mulai berkaca-kaca lagi.
Bunda mengelus kepalaku lembut. "Maafin Bunda ya Nak... Bunda gak enak rasanya kalau nolak ajakan mereka, takutnya nanti dikira kita gak mau bersatu hati sama tetangga-tetangga di desa ini," jawab Bunda lembut.
Ardiansyah yang berjalan di sebelah kiri menghela nafas panjang, ikut menyambung pembicaraan. "Hup... Bun... Bukan kami melarang Bunda bantu orang, atau gak mau bersosialisasi. Boleh kok Bun bantu kalau ada hajatan, tapi lihat dulu dong berat atau enggak kerjanya, kuat atau enggak kondisi Bunda. Berjam-jamam kaki Bunda berendam di air dingin begitu... Bener kata Ria Bun, kami gak mau sampai Bunda sakit lagi, kami takut kehilangan Bunda," kata Abang dengan nada sedih tapi tegas.
"Ya Allah... Maafin Bunda ya anak-anak... Bunda janji deh, gak akan ulangi lagi kayak gitu," kata Bunda sambil menatap kami berdua bergantian, matanya berkaca-kaca penuh rasa bersalah dan kasih sayang.
"Baiklah kalau gitu Bun... Kami sayang banget sama Bunda lho tau!" Aku langsung memeluk lengan Bunda erat, lalu dengan santai mencium pipi dan wajah Bunda berkali-kali meski kami masih di tengah jalan desa, gak peduli ada orang lewat atau tidak.
Ternyata di kejauhan, ada seseorang yang tak sengaja melihat pemandangan itu. Itu Pak Bilal. Beliau mau ke arah sumber air untuk mengambil air minum, sambil membawa jer…
SATU -SATUNYA BUANGA DI TENGAH HUTAN.
"SATU-SATUNYA BUNGA DI TENGAH HUTAN" BAB 37: NABRAK KUCING DAN GURU GALAK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 178 Episodes
Comments