Pagi itu, udara terasa lebih bersih dari biasanya. Chen terbangun dengan tekad yang sudah bulat. Ia tidak ingin lagi menunda apa yang seharusnya dikatakan. Setelah bersiap-siap dan mengenakan pakaian terbaiknya yang sederhana namun rapi, Chen melangkah keluar kamar dan mengetuk pintu kamar Mei.
Saat pintu terbuka, Mei tampak terkejut melihat Chen yang sudah berdiri di sana dengan tatapan mata yang begitu serius, namun pancarannya sangat lembut.
"Chen? Ada apa sepagi ini?" tanya Mei heran, menyisir rambutnya yang sedikit berantakan ke belakang telinga.
Chen tidak menjawab dengan kata-kata biasa. Ia meraih kedua tangan Mei, menggenggamnya dengan erat namun lembut. Jantung Chen berdegup kencang, tetapi kali ini rasa ragunya telah menguap.
"Mei, selama seminggu ini... tidak, sebenarnya sudah sejak lama aku memendam perasaan ini," ucap Chen tegas, menatap langsung ke dalam manik mata Mei. "Dulu aku hanya seorang kuli angkut miskin yang tidak punya apa-apa, jadi aku minder. Tapi sekarang, aku ingin bersamamu, menjagamu, dan memastikan kamu tidak pernah menangis sendirian lagi. Mei... maukah kamu menjadi kekasihku?"
Mei terpaku. Matanya berkedip tidak percaya, lalu perlahan genangan air mata kebahagiaan muncul di sudut matanya. Senyuman paling indah yang pernah Chen lihat merekah di wajah gadis itu.
"Bodoh... kenapa baru mengatakannya sekarang?" bisik Mei manja. Ia mengangguk cepat. "Tentu saja aku mau, Chen!"
Mei langsung menghambur ke pelukan Chen. Di lorong kos sepi itu, Chen mendekap erat kekasih barunya dengan perasaan lega yang luar biasa. Perasaannya akhirnya tersampaikan.
.
.
.
Tamu Tak Diundang di Halaman Kos
Namun, momen romantis sepasang kekasih baru itu tidak berlangsung lama. Dari arah halaman bawah, terdengar suara deru mesin mobil yang berat dan berwibawa, disusul oleh langkah kaki beberapa orang yang menaiki tangga kayu kos-kosan.
Chen dan Mei melepaskan pelukan mereka. Aura tajam yang tiba-tiba mendekat membuat insting Chen waspada. Sensasi hangat di matan…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 11: Kepastian Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments