Waktu kembali melompat dengan begitu cepat, bergulir hingga satu tahun penuh sejak hari pernikahan agung nan privat Tuan Muda Liu berlalu. Dalam kurun waktu satu tahun tersebut, konstelasi kekuatan bisnis di bawah kaki Chen dan Liu telah bertransformasi menjadi imperium raksasa yang semakin dikenal dan ditakuti di seluruh belahan dunia.
Proyek eksplorasi di pulau tak berpenghuni yang mereka beli tempo hari telah berjalan pada fase pertama. Tambang emas murni di lembah tengah dan tambang minyak bumi lepas pantai di sisi barat laut telah beroperasi penuh menggunakan teknologi ramah lingkungan paling canggih, menghasilkan pundi-pundi uang senilai jutaan dolar yang mengalir tanpa henti ke dalam rekening bersama mereka setiap bulannya. Namun, khusus untuk sektor tambang batu giok mentah yang bernilai tinggi, sengaja belum mereka eksplorasi atau sentuh sama sekali hingga detik ini karena suatu alasan strategis yang sengaja disimpan rapat oleh Chen.
Kabar bahagia juga datang dari istana Tuan Muda Liu; setelah satu tahun membina rumah tangga, istri Liu yang merupakan putri konglomerat Asia tersebut dikabarkan sudah resmi mengandung dengan usia kehamilan memasuki bulan pertama, memicu perayaan besar di pusat korporasi mereka.
Sementara itu, di sudut lain bumi, kehidupan keluarga kecil Liong dan Lin di Desa Xijin juga berjalan dengan semakin makmur, tenang, dan dipenuhi berkah yang melimpah.
Posisi Liong sebagai Meneger Operasional Utama telah membuatnya menjadi sosok yang sangat dihormati di kabupaten.
Kebahagiaan rumah tangga mereka semakin lengkap dan riuh dengan kehadiran dua bayi kembar mereka yang lahir dengan sehat beberapa bulan setelah anak Chen dan Mei lahir ke dunia. Ibu Mei yang tinggal bersama mereka juga tampak sangat sehat, bugar, dan selalu tersenyum bahagia menghabiskan masa tuanya dengan menimang cucu-cucu kembarnya di depan halaman rumah mereka yang sejuk.
Namun, di balik semua kemegahan, kekayaan, dan kebahagiaan yang kasat mata tersebut, ada satu rahasia…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 65: Kemakmuran dan Misteri Titik Ke Empat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
indrawanto djiwanto
konflik kurang banyak min. kalopun lanjut, ceritanya terus jangan berubah jadi kultivator plus nanti lawan alien atau mkahluk dunia ata dst.
2026-07-02
1
Markario Putra
ok siap bang
👍😁
2026-07-02
0