Hari pertama bekerja di kantor cabang ternyata tidak seindah yang Liong bayangkan. Meskipun para staf senior sempat ketakutan melihat surat tugasnya yang ditandatangani langsung oleh kantor pusat, kenyataan di lapangan tetaplah keras.
Sebagai karyawan magang berstatus paling rendah, Liong dihujani berbagai perintah sepele.
"Liong, fotokopi berkas pengiriman ini sepuluh rangkap!"
"Liong, rapikan arsip tahun lalu di gudang belakang!"
"Liong, tolong belikan kopi ke kedai depan!"
Perintah demi perintah datang silih berganti dari para senior yang mencoba menguji mentalnya. Namun, Liong tidak mengeluh sedikit pun. Keringat yang bercucuran di dahi disekanya dengan senyuman. Setiap kali rasa lelah atau dongkol mulai merayap di hatinya, ia selalu teringat akan janjinya semalam kepada Tuan Muda Liu dan Kak Chen di atas tikar anyaman rumahnya. Ia telah berjanji untuk belajar dari bawah dan bekerja dua kali lipat lebih keras. Ujian sekecil ini tidak akan bisa meruntuhkan tekad barunya.
Dua Bulan yang Mengubah Segalanya
Waktu berputar dengan cepat. Dua bulan pun berlalu sejak hari pertama yang melelahkan itu.
Liong yang dulu dikenal sebagai pemuda kampung yang keras kepala, kini telah bertransformasi total. Ternyata, di balik masa lalunya yang kelam, Liong memiliki kepribadian asli yang sangat supel, mudah bergaul, dan memiliki otak yang encer. Ia sangat cepat mempelajari hal-hal baru, mulai dari sistem manajemen logistik digital hingga alur distribusi barang antarkota.
Dengan karakter yang ramah dan kinerja yang selalu tuntas tanpa cela, bukanlah hal yang susah bagi Liong untuk cepat mendapatkan tempat di hati rekan-rekan kantornya. Atmosfer meremehkan yang dulu sempat ada kini menguap, digantikan oleh rasa segan dan kenyamanan saat bekerja bersama Liong.
Kini, di tempat kerjanya, Liong tidak lagi berjalan sendirian. Ia telah memiliki dua orang teman dekat yang selalu menemaninya saat jam istirahat makan siang. Menariknya, kedua teman barunya ini adalah senior di kantor cabang…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 43: Ketabahan dan Dua Sahabat Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments