Mei tenggelam dalam pelukan Chen, bahunya berguncang hebat karena isak tangis haru yang tak terbendung. Baginya, lamaran sederhana namun tegas dari Chen adalah jawaban atas doa-doa panjangnya di tengah kerasnya kehidupan kota.
Setelah isak tangisnya mereda, Chen melepaskan pelukannya perlahan. Ia menatap Mei yang matanya masih berkaca-kaca, lalu merogoh saku jasnya yang dalam. Dengan gerakan tenang, ia mengeluarkan sebuah kunci fisik besar dengan gantungan emblem emas bertuliskan nama sebuah kawasan perumahan paling elite di kota.
"Mei, lihat ini," ucap Chen lembut.
Mei menatap kunci itu dengan dahi mengernyit. "Kunci apa ini, Chen? Kenapa kelihatannya... mahal sekali?"
"Ini kunci rumah kita," jawab Chen dengan senyum tipis. "Rumah mewah di pusat kota. Aku membelinya untuk hadiah pernikahan kita nanti. Setelah kita menikah, kita tidak akan lagi tinggal di kosan sempit ini. Kita akan tinggal di sana."
Mei terperangah. Mulutnya sedikit terbuka, matanya melebar seolah ingin memastikan ia tidak sedang bermimpi. "R-rumah mewah? Chen, bagaimana bisa? Kita... kita hanya hidup sederhana selama ini. Dari mana kamu mendapatkan uang sebanyak itu untuk membeli rumah semahal ini?"
Chen hanya mengusap lembut rambut Mei, tidak ingin menjelaskan tentang intrik tambang, batu giok, atau kejatuhan Keluarga Wang saat ini. Ia hanya ingin Mei tahu bahwa mulai sekarang, ia tidak akan pernah membiarkan wanitanya hidup susah lagi. "Itu cerita panjang, Mei. Yang perlu kamu tahu, aku melakukannya dengan cara yang halal dan untuk masa depan kita berdua."
Perjalanan Meminta Restu
Beberapa hari setelah pengumuman pernikahan yang menggemparkan hati Mei, Chen memutuskan bahwa ini adalah waktu yang tepat. Ia tidak ingin menunda. Dengan ditemani restu Mei yang sudah membulatkan tekad, Chen bersiap melakukan perjalanan jauh menuju desa halaman Mei di pelosok daerah.
Hari itu, sebuah mobil SUV mewah beriringan dengan mobil keamanan pribadi yang disiapkan Liu—meskipun Chen sudah meminta untuk tidak ter…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 35: Kunci Impian dan Langkah Menuju Restu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments