Keesokan harinya, mendung tebal menggantung di langit ibu kota fiksi Tiongkok, seolah alam semesta sedang memberikan pertanda akan datangnya sebuah pertumpahan darah ghaib yang tak terhindarkan. Di dalam kompleks kediaman mewah milik Tuan Muda Liu, sistem keamanan siber dan teknologi militer yang kemarin diaktifkan dalam kapasitas penuh mendadak mengalami anomali aneh. Layar-layar monitor CCTV di pos penjagaan luar mulai berkedip-kedip, menampilkan distorsi garis-garis statis yang kelam.
Kapten Tigor yang sedang mengawasi ruang kendali langsung berdiri dengan kening berkerut dalam. "Ada apa dengan sistem satelit kita? Kenapa kamera di sektor barat dan gerbang utama kehilangan sinyal secara bersamaan? Periksa jalur kabel serat optik sekarang juga!"
"Lapor, Kapten! Ini bukan masalah teknis biasa. Frekuensi radio kita terganggu oleh gelombang elektromagnetik yang sangat dingin. Suhu di luar pos penjagaan juga mendadak turun drastis hingga mendekati titik beku!" jawab salah satu agen operator dengan tangan yang gemetar di atas papan ketik.
Belum sempat Kapten Tigor memberikan perintah balasan, sebuah kabut asap hitam yang sangat pekat dan berbau kemenyan kuno mulai merayap masuk menembus celah-celah ventilasi udara pos keamanan. Dari balik kabut hitam yang bergulung tersebut, melangkah keluar sesosok pria berjubah kelabu dengan tenang. Sepasang matanya hitam legam tanpa putih mata, dan tato simbol cakar naga hitam di lehernya tampak menyala dengan pendaran energi kutukan yang masif.
Pria itu adalah Mo Xie.
"Siapa kau?! Angkat tanganmu atau kami tembak di tempat...!!!" teriak Kapten Tigor sembari mencabut pistol taktisnya dan mengarahkannya tepat ke dada Mo Xie. Dua puluh anggota pasukan khusus bersenjata lengkap yang berada di ruangan itu langsung mengokang senapan serbu mereka secara serentak.
Mo Xie tidak menjawab. Ia hanya menyunggingkan sebuah senyuman sinis yang teramat dingin dan meremehkan. "Manusia fana dengan mainan besi... Kalian benar-benar makhluk yang sang…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 82: Tragedi di Kediaman Liu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments