Kesadaran Chen kembali terseret tanpa ampun ke dalam pusaran ruang hampa jiwanya. Namun, kali ini, ruang hampa itu tidak lagi dipenuhi oleh kabut hijau zamrud yang menenangkan ataupun zirah kuno Xuantian yang berwibawa.
Atmosfer di sekeliling kesadaran astral Chen mendadak berubah menjadi merah pekat sepekat darah, diiringi oleh suara berdenging panjang yang memekakkan telinga spiritualnya.
Sebelum Chen sempat mencerna apa yang terjadi, dimensi mimpinya berguncang hebat, meluncurkan serangkaian potongan gambar masa depan (temporal precognition) yang bergerak cepat bak proyektor ghaib yang rusak. Ini adalah penglihatan masa depan jangka panjang yang belum pernah ia alami sebelumnya—sebuah penglihatan yang langsung mencengkeram jiwanya dengan rasa takut yang teramat sangat.
Di dalam bayangan ghaib tersebut, Chen melihat pemandangan kota metropolitan ibu kota yang modern.
Namun, fokus penglihatan itu mendadak terkunci pada sebuah rumah besar milik keluarganya. Di sana, ia melihat Mei, istri tercintanya, sedang berdiri di ruang tengah dengan wajah yang pucat pasi, menggenggam cincin giok pernikahannya yang retak. Di luar rumah, sekelompok bayangan hitam yang memancarkan aura membunuh tingkat tinggi perlahan-lahan mengepung kediaman mereka dari segala penjuru mata angin.
Belum sempat Chen berteriak memperingatkan istrinya, gambaran itu bergeser secara paksa ke area kompleks universitas yang megah. Di tengah koridor kampus yang ramai, Chen melihat Ken, Zee, Artur, dan Alice sedang berjalan bersama. Tiba-tiba, ruang di sekitar mereka terdistorsi oleh energi ghaib yang sangat asing dan berbahaya. Sesosok pria misterius berjubah kelabu dengan tato simbol kuno di lehernya muncul dari balik bayangan, memperhatikan Ken dan Zee dengan pandangan mata yang penuh dengan nafsu serakah.
"Tidak...!!! Mei...!!! Ken...!!! Menjauh dari mereka...!!!" teriak Chen bergaung histeris di dalam dunia mimpinya. Ia berusaha berlari mengejar bayangan anak dan istrinya, namun tubuh astralnya seolah…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 75: Penglihatan Darah di Balik Kabut, Beban sang Miliarder, dan Rahasia Sisi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments