Waktu bergerak seperti aliran sungai yang tenang namun pasti. Dua minggu setelah gelaran acara lamaran agung Liong yang mengguncang Desa Xijin berlalu, atmosfer kebahagiaan tidak pernah surut dari lingkaran Keluarga Chen. Di pusat kota, di dalam mansion mewah yang berdiri kokoh dengan arsitektur modern berpagar tinggi, fajar pagi selalu disambut dengan penuh kehangatan yang baru.
Usia kandungan Mei kini telah resmi memasuki bulan kedua.
Perubahan fisik mungkin belum terlihat secara mencolok dari luar—perutnya baru menunjukkan sedikit lengkungan halus yang sangat samar jika tidak diperhatikan dengan teliti—namun perubahan hormonal dan psikologis sebagai calon ibu baru benar-benar membuat suasana mansion menjadi jauh lebih hidup.
Pagi itu, Chen sedang sibuk di dapur utama. Naga muda yang biasanya ditakuti di dunia bisnis batu mulia dan ditakuti oleh para musuhnya, kini tampak sangat telaten mengenakan celemek kain, memotong beberapa buah apel fuji segar, anggur merah, dan menaruhnya di atas piring porselen bersama segelas susu khusus ibu hamil yang hangat.
"Chen... jangan terlalu berlebihan. Aku ini hanya hamil, bukan sedang menderita sakit parah," sebuah suara lembut mengalun dari arah pintu dapur.
Chen menoleh dan mendapati Mei sedang bersandar di kosen pintu dengan senyuman geli. Wajah Mei tampak jauh lebih segar dibandingkan sebulan yang lalu, meskipun gurat lelah akibat morning sickness sesekali masih muncul di sudut matanya yang indah.
Chen meletakkan pisau buahnya, berjalan mendekat dengan langkah tegap lalu merangkul pinggang Mei dengan sangat posesif namun lembut. Tangannya perlahan turun, mengusap permukaan perut Mei dengan gerakan melingkar yang penuh kasih sayang.
"Bagi dunia, ini mungkin hanya kehamilan biasa, Mei. Tapi bagiku, di dalam rahimmu ini sedang tumbuh penerus darahku, sebuah kehidupan baru yang menyatukan jiwa kita," ucap Chen, nada suaranya terdengar sangat dalam dan sarat akan emosi yang pekat. "Dokter bilang bulan kedua adalah fase krusial…
MATA TEMBUSH PANDANG
Bab 60: Denyut Jantung dan Geliat Pesta Dua Bulan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Sang M
Skip...gak penting...lewattttt!
2026-08-09
0