Bilqist merasa tiba-tiba selera makannya hilang. Julunda ... bukan Nu’mani. Bilqist merasa tersesat sangat jauh. Bagaimana dia bisa keluar dari negara itu? Dia sama sekali tak tahu tentang Julunda. Seberapa jauh dia dari Nu’mani? Seberapa jauh dia dari Indonesia?
Dokter Aisyah yang menyadari perubahan wajah Bilqist berhenti tersenyum dan bertanya, “Ada apa?”
“Aku harus menelpon,” kata Bilqist dengan panik. “Aku pinjam telepon. Kalian punya ponsel, kan?" tanya Bilqist kepada si perawat dan dokter Aisyah. "Boleh aku meminjamnya sekarang? Aku harus menelpon orangtuaku.”
Perawat yang mendampingi dokter Bilqist tidak bisa berbahasa Inggris tapi ia tahu maksud Bilqist. Ia menggeleng sambil berkata “Afwan.” (Maaf)
Bilqist memegang kedua lengan dokter Aisyah. “Dokter saya pinjam ponsel Anda.”
“Maaf, tadi sebelum masuk ke sini bodyguard menyuruh kami mengeluarkan semua isi saku. Kami tidak boleh membawa ponsel masuk ke ruang khusus ini.”
“Bodyguard?” tanya Bilqist heran. Ia melongok ke arah pintu, tak terlihat bodyguard yang berdiri dari kaca persegi panjang di pintu.
“Bisakah Dokter keluar dan meminta ponselnya? Ini penting sekali, Dokter,” pinta Bilqist dengan wajah memelas.
Dokter Aisyah menatap wajah Bilqist lalu mengangguk. “Baiklah saya coba, meskipun saya tidak yakin mereka akan memberikannya.”
Dokter Aisyah kemudian berbalik dan menuju pintu, tapi ketika ia hendak meraih handle tiba-tiba pintu itu dibuka seseorang. Dokter Aisyah mematung di tempatnya.
“Apa Anda sudah selesai?”
Dokter Aisyah mengangguk lalu menelan salivanya. “Iya,” jawab Dokter Aisyah kepada pria di hadapannya.
Rayyan segera mencari wanita yang dia tunggu kesadarannya sedari tadi. “Dia sudah bangun!” soraknya dalam hati. Rayyan akhirnya dapat menatap mata indah Bilqist yang tampak terkejut. Netranya membola, menampakkan kedua selaput pelangi yang berwarna coklat muda dengan cincin berwarna emas di sekitar pupilnya. Kedua manik itu membulat sempurna.
Saat melihat kedua manik cantik itu Rayyan meras…
My Arrogant Prince
Nyata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Kenzi Kenzi
tenang aja neng...g akan di.mkan kamu
2021-12-11
0
Runa💖💓
Love to you thor😘😘😘😘😍
2021-08-25
0
Chybie Abi MoetZiy
💞💞💞💞💞💞
2021-06-28
0