Seribu Dinar

“Maaf aku mau istirahat,” kata Bilqist.

Aditya meletakkan dua lembar uang di meja lalu meninggalkan kafe untuk menyusul Bilqist.

“Aku antar,” kata Aditya saat langkahnya sudah sejajar dengan Bilqist.

Bilqist menggeleng, ternyata percuma dia bicara.

Pohon-pohon di sekitar mereka berisik karena daun-daun bergesekan, memenuhi keheningan di antara dua insan yang berjalan beriringan.

“Apa kamu takut?” tanya Aditya.

Bilqist mengerutkan keningnya “Mm?”

“Kamu seperti ingin menghindariku terus.”

Bilqist menghela napas. “Takut, sih tidak. Tapi jujur aku tidak nyaman.”

“Gimana yaa,” Aditya tersenyum. “Aku ingin lebih dekat denganmu. Ingin kenal lebih jauh. Kamu tahu kalau di usia kita sekarang ini bukan lagi orientasinya just dating.”

Bilqist menghentikan langkahnya, menatap wajah lawan bicaranya dengan lebih baik. Pria di hadapannya jauh dari kata jelek. Usianya hanya terpaut dua tahun lebih tua dari Bilqist. Jika dia ada di lingkup pergaulannya, Aditya pasti nyambung kalau diajak ngobrol. Lulusan universitas bergengsi di luar negeri. Wajah yang cocok dijadikan artis Indonesia. Berasal dari keluarga konglomerat. Mempunyai jabatan CEO, dan penghasilan stabil.

“Aku ingin serius dengan kamu, Bilqist. Tapi kalau kamu gak nyaman, lalu kamu ingin aku bagaimana?”

Apa yang kurang dari Aditya?

“Apa yang kurang dariku,sih?” tanya Aditya dengan senyuman.

“Tidak ada,” jawab Bilqist sambil tersenyum pula. Senyum yang Aditya tahu bukan senyuman yang berarti, “Ya, oke mari kita jalin hubungan serius.” Tapi senyuman yang berarti, “Maaf ....”

Aditya menghela napas, kemudian menunduk. Wanita di hadapannya hanya berjarak dua langkah darinya. Tapi ia terasa sangat jauh. Aditya pria yang mempunyai percaya diri sangat tinggi, ia yakin Bilqist sangat mungkin dia dapatkan jika ia berusaha lebih keras lagi. Namun, ia tahu sekarang waktunya berhenti.

“Itu kamarmu?” tanya Aditya menunjuk deretan pintu yang terlihat di lantai dua hotel.

Bilqist menoleh ke arah yang ditunjuk Aditya. Ia mengangguk.

“Baik…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dewi Djordan

Dewi Djordan

bakal di up g nih atau selesai sampai dsini ?( nanya dgn nada lembut)

2025-05-26

0

Mey Kusrini

Mey Kusrini

hadeeeh

2024-07-03

0

Nuning Setiyawati

Nuning Setiyawati

ini gak ada ending nya ya thor

2024-05-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!