Perpisahan

Daud, Laila, Salma dan Alya yang mengantarkan Bilqist ke bandara. Alya terus-menerus menangis dan Salma menenangkannya. Salma dan Alya tahu kalau inilah yang terakhir. Bilqist mungkin tak akan pernah lagi ke Julunda. “Kamu harus sering ke Julunda, bagaimanapun caranya. Ya?” tanya Alya.

Bilqist mengangguk sambil tersenyum.

“Kita juga harus sering chat dan telepon,” kata Alya. Bilqist mengangguk lagi. Salma mengelus punggung Alya untuk menenangkan. Daud membantu Zach membawakan tas. Sedangkan Gwen  bicara dengan Laila. Tak terlihat sosok Rayyan maupun Imran di lapangan udara itu.

“Kamu menunggunya?” tanya Daud saat Bilqist berdiri sendiri sambil menatap ke kejauhan.

Bilqist mengangguk. “Dia tak akan datang,” kata Daud. “Keputusan ini sangat berat baginya, tapi dia tahu bahwa ini yang terbaik.”

“Bisakah aku titip pesan untuknya?” tanya Bilqist.

Daud menjawab, “Tentu.”

“Katakan padanya aku baik-baik saja. Dan ... katakan padanya untuk jangan ragu minta bantuan orang yang dia percaya. Dia pasti membutuhkannya.”

Daud tersenyum. “Kamu pasti sangat mengerti dirinya. Dia sangat sulit untuk minta bantuan orang lain, bahkan kepadaku kakaknya sendiri.”

Bilqist menggeleng. “Jika mengenalnya pasti tahu bagaimana sifatnya. Dia cukup mudah dimengerti.”

Pramugari kemudian memberitahu kalau pesawat harus segera take off. Para pengantar segera menjauh dari pesawat.

Bilqist melambai pada semua orang yang mengantarnya lalu pintu pesawat pun ditutup oleh pramugari. Bilqist dan yang lainnya kemudian duduk dan memasang sabuk pengaman.

Bilqist menatap Julunda dari jendela pesawat. Semua temannya kemudian masuk ke mobil dan bersiap meninggalkan lapangan udara. Pilot memberikan pengumuman keberangkatan mereka. Setelah melakukan persiapan, pesawat keluarga Ilyas benar-benar mengudara. Bilqist menatap pemandangan tanah Julunda dari ketinggian. Pilot lalu membawa burung besi itu lebih ke atas, sampai Bilqist tak dapat melihat tanah Julunda lagi.

“Selamat tinggal, Rayyan,” bisik Bilqist.

***

“Pan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

rivera

rivera

buat bee ma rayyan bersatu...

2021-06-02

1

Parindra

Parindra

asyik baca tau tau hbs...
ikut merasakan apa yg di hati Bilqist, serasa nyata,pernahkan Ngalamin gimana berpisah pas sayang sayang nya LG😀😀

2021-06-02

1

Riski Meirina Burhani

Riski Meirina Burhani

pengen tau nanti Bee dan Rayyan ketemu laginya gmn. penasaran saya ☺️

2021-06-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!