“Aku harus menghubungi orangtuaku. Aku butuh telepon, Anda bisa meminjamiku telepon?” tanya Bilqist dengan suara memohon.
Mata Rayyan membulat, melihat Bilqist bergerak turun dari ranjangnya. Bilqist merasakan kepalanya seperti dihantam oleh palu tak kasat mata. Mungkin karena ia tiba-tiba bergerak turun dari ranjang. Ia memaku di tempatnya, memejamkan mata yang berkunang-kunang sampai rasa pening yang tiba-tiba datang itu mereda. Kemudian ia mengerjap dan melihat kembali wajah Rayyan. “Tolong, saya ingin menghubungi keluarga saya.” Bilqist membuat gerakan tangan ke arah telinga. Jari kelingking dan ibu jari ia pakai sebagai isyarat agar Rayyan tahu maksudnya. “Telepon. Saya pinjam ponsel Anda.”
Rayyan mengangkat kedua telapak tangannya. Tapi ia ragu, bingung dengan apa yang harus ia katakan. Bilqist membuatnya terdesak dan mundur selangkah. Untung saja waktu itu Imran mengetuk pintu. Bilqist berhenti dan Rayyan pun memerintahkan orang itu masuk. Imran datang membawa sebuah amplop besar dan menyerahkannya kepada Rayyan. Ia melihat kedua orang di hadapannya yang tampak berpandangan dengan wajah serius, tapi Imran menjaga sikapnya agar tidak terlalu ikut campur jika tidak diperintahkan.
“Bagaimana dengan sarapan pagi ini?”
“Siapkan di sini saja,” jawab Rayyan tanpa melihat Imran yang bertanya padanya. Ia membuka isi amplop itu dan membacanya.
Imran kemudian mengambilkan kursi agar Rayyan bisa duduk. Seperti biasa dia duduk di dekat ranjang Bilqist.
“Syukurlah Anda terlihat lebih sehat daripada kemarin,” kata Imran pada Bilqist sambil menipiskan bibirnya. Kalau tak salah mengira, Bilqist anggap itu adalah senyuman. Ia tak tahu apa yang dikatakan Imran dan tidak ingin memberi respon yang salah jadi ia diam saja lalu mundur kembali ke ranjangnya. Bilqist duduk di tepi ranjang sambil mengamati wajah Rayyan yang tampak serius.
“Aku harus segera menelepon keluargaku. Apa kamu bisa meminjamkan telepon padaku?” tanya Bilqist lagi. Ia tak sabar menunggu Rayyan selesai dengan a…
My Arrogant Prince
Tak acuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Ndhe Nii
ngakak jadinya ...palagi komunikasi versi baby B...penuh dg omelan🤣
2021-07-12
0
Chybie Abi MoetZiy
💞💞💞💞
2021-06-28
0
sarahhh🔥
baless dendam ini eeee
2021-06-13
1