Khansa datang ke kamar Bilqist siang itu. Dia agak canggung pada waktu masuk ke kamar dan melihat Pangeran Rayyan yang sedang tidur di sofa. “Ah mmm, saya keluar saja dulu.”
“Tidak, tidak perlu. Gak papa masuk aja,” kata Bilqist dengan suara yang pelan.
Khansa mengatakan kalau kamar hotel Bilqist sudah siap dan dia akan membantu Bilqist untuk pindah ke sana. “Kamu tidur di hotel semalam?” tanya Bilqist yang lupa bertanya kepada Al ke mana Khansa pagi itu. Terlalu banyak yang ia pikirkan dan capek, dia lupa dengan keadaan Khansa.
Khansa mengangguk. “Iya, semalam kakak Anda mengantarkan saya ke hotel yang sudah dipesan Pangeran Rayyan. Karena Anda masih di sini, jadi kakak Anda minta tidur di sini” jawabnya.
Bilqist mengangguk lalu berkata, “Maaf, pasti kakakku mengajakmu sampai malam.”
Khansa menggeleng. “Tidak masalah, karena itu memang tugas saya,” jawabnya sambil tersenyum.
“Terima kasih, kalau begitu.”
“Sama-sama.”
“Oh ya, baju-bajuku tetap di dalam tas itu.” Bilqist menunjuk tas yang terletak di meja. “Tadi pagi Salma dan Alya yang membawakan.”
“Baik. Saya akan bantu membawakannya ke mobil,” kata Khansa sambil memegang handle tas.
“Itu tidak perlu, aku bisa membawanya sendiri,” tolak Bilqist.
“Maaf, ini sudah perintah dari Pangeran Rayyan. Saya hanya menjalankan tugas,” jawab Khansa sambil tersenyum. “Lagipula, Anda harus menunggu Pangeran Rayyan bangun.” Bilqist melihat ke arah Rayyan yang tampak masih nyenyak tidurnya. “Saya bisa turun ke tempat parkir dulu menunggu kalian,” kata Khansa.
“Baiklah,” jawab Bilqist. Lalu Khansa berpamitan padanya.
Bilqist duduk kembali di sofa tunggal di depan Rayyan yang tertidur. Al membantu Khansa dengan membawa tasnya sendiri ke tempat parkir.
Sehingga di kamar hanya tinggal Rayyan dan dia saja. Meskipun di depan kamar mereka ada banyak pengawal termasuk Imran, sang ajudan.
Bilqist melihat wajah Rayyan. Cambang tipis tumbuh di sekitar dagunya. Dahi Rayyan berkedut sekilas. Bilqist berpikir mungkin Rayyan memikirkan tugas-tug…
My Arrogant Prince
Paparazi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Juan Sastra
bilkis dan rayyan,, jadi sorotan perbuatan siapa
2021-05-18
0
Kenanga
pasti Thariq ma anaknya deh yg buat ini semua.
2021-05-17
0
Tutik Herlina
seminggu kira" cukup ga waktunya buat pangeran rayyan berjuang unt mendapat kan hatinya bilqist?
2021-05-17
0