Almira

Tiga butir obat di nampan makanan yang diletakkan di atas meja, adalah salah satu penanda bahwa Almira mempunyai kondisi kesehatan yang kurang baik.

“Ibu belum selesai makannya?” tanya Rayyan kepada pelayan Almira.

Bilqist dan Gwen juga menyadari bahwa ada ranjang Almira juga cukup aneh. Ranjangnya meskipun memakai sarung bantal dan seprei yang indah tetapi modelnya seperti ranjang rumah sakit dilengkapi dengan dua pasang pengikat dari kulit di kanan dan kirinya. Bilqist dan Gwen saling berpandangan, mereka berpikiran sama. Pengikat itu untuk pergelangan tangan dan kaki Almira.

“Saya berusaha meminta Beliau makan dari tadi, tapi beliau tidak mau,” jawab pelayan itu.

Rayyan kemudian mengambil piring yang belum tersentuh Almira. “Ibu, ayo dihabiskan makannya. Supaya bisa minum obat dan Ibu sehat kembali,” rayu Rayyan.

“Aku tidak suka dengan obat itu, rasanya pahit” jawab Almira.

“Iya saya tahu obatnya pahit, tapi sangat bagus buat kesehatan Ibu.”

“Tapi obat itu membuat lidah ibu tak bisa merasakan apapun. Ibu jadi tidak selera makan. Semua rasanya hambar. Bahkan madu saja rasanya seperti air putih,” jawab Almira dengan nada sedih.

Rayyan menghela napas. “Aku temani Ibu makan, ya. Lalu diminum obatnya.”

“Aku akan makan, tapi tidak dengan obat itu.”

Rayyan tersenyum pada Almira. “Kita ada tamu hari ini Ibu, Rayyan tidak ingin mendebat, jadi terserah Ibu. Rayyan akan menurutinya.”

Almira memandang Gwen dan Bilqist yang masih berdiri. “Ah maafkan saya. Di mana kesopanan saya. Silakan duduk dulu.”

Gwen dan Bilqist kemudian duduk di kursi-kursi cantik dari kayu berukir. Sedangkan Khansa berdiri di belakang Gwen dan Bilqist menjadi penerjemah di antara mereka. “Rayyan sudah bercerita tentang kamu beberapa kali,” kata Almira kepada Bilqist. “Kupikir, putraku terkena suatu sihir.” Almira tersenyum. “Itu pertama kalinya dia bercerita tentang seorang wanita,” lanjutnya. Rayyan yang duduk di sebelah ibunya memandang Bilqist dengan intens. “Saat aku melihatmu, aku tahu apa yang t…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

momy ida

momy ida

jgn jgn sakit nya raja Dan ratu... itu ulah keluarga si thariq....? maybe?????? soryyy y thariq soalnya kesan pertama baca karakter lo di novel ini bikin gw ilfil..... sebel aja gituh😁😁😁jdi gw soudzhon Khan sama lo nd keluarga lo🤭🤭🤭

2022-01-13

0

Susy Mokodongan

Susy Mokodongan

jangan2 ada campur tangannya si paman nih,Tariqh eehh apa thariq ??🤭🤭😁😁

2021-07-19

0

Lia Anggraini

Lia Anggraini

wow wow... mgkin ada konspirasi dibalik sakitnya Raja dan Ratu, sakitnya barengan...

2021-05-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!