Indonesia
NovelToon NovelToon
My Mysterious Husband

My Mysterious Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Percintaan Konglomerat / Beda Usia
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: EgaSri

Apa jadinya kalau malaikat penolong yang menyelamatkanmu, adalah orang yang memberikan warna baru dalam kehidupanmu. Di balik cintanya yang begitu besar, ada banyak sisi misterius yang mengejutkan.

Di balik wajahnya yang tampan dan juga malaikatnya, ada jiwa iblis yang bersemayam di sana.

"He's an Angel, but he's a devil"

Semakin Aletta mengenal Zello dalam hubungan yang serius, Aletta juga semakin masuk dalam pesona laki-laki yang penuh dengan sisi misterius itu.

Kejutan-kejutan yang ada dalam diri Zello, membuat Aletta ragu. Apakah dia tetap bersama dengan laki-laki yang sangat berarti dalam hidupnya itu, atau memilih untuk melangkah pergi.


***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EgaSri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SM 21

Aletta turun dari dalam Jet. Dia melirik Fely yang berjalan di belakangnya.

“Kau kenapa? Kenapa hanya diam saja?” tanyanya. Fely mendesah. Wanita itu menggenggam tangan Aletta, dan berjalan membawanya sedikit menjauh dari Zello dan juga Lucas yang sedang bicara dengan bodyguard.

“Aku akan pulang ke Jerman!” ujar Fely. Aletta mengerutkan keningnya. “Lalu?” Fely mendesah lagi.

“Aku hanya kembali sendirian, sedangkan kau disini! Ini akan terasa sangat menyebalkan!” Aletta terkekeh kecil. Wanita itu menggenggam tangan sahabat terbaiknya itu, “Bukankah, aku akan sering-sering ke Jerman? Kenapa kau jadi gelisah begini?”

“Hemm, entahlah. Semoga semuanya baik-baik saja. Aku memutuskan untuk langsung pulang setelah ini, kau baik-baik di sini, cepat berikan aku keponakan, oke?” kedua wanita itu berpelukan.

“Kau tidak mau mampir ke rumahku dulu?” Fely menggeleng. “Aku sudah lama meninggalkan orangtuaku!” Aletta mengangguk mengerti.

“Aku akan merindukanmu!”

***

“Rumah baru lagi?” tanya Aletta. Zello mengangguk. Mereka kini sedang masuk ke gerbang sebuah mansion yang hampir mirip dengan mansion milik Vincent. Tapi bedanya ini lebih besar, dan juga terkesan modern, berbeda dengan gaya mansion Vincent yang bergaya Eropa.

“Kenapa kau suka sekali menghambur-hamburkan uang?” tanya Aletta.

Zello terkekeh kecil. “Kalau aku tidak menghabiskan uangku, aku takut bank tidak sanggup untuk menampungnya!” Aletta mendengus kesal. Jawaban macam apa itu? Kenapa terdengar sangat menyebalkan, dan juga terkesan sombong?

“Ayo turun!” Zello turun terlebih dahulu, Aletta menyusul setelahnya. Kedua orang itu di sambut oleh para pelayan yang berbaris di dekat pintu masuk, mereka menundukkan kepala saat melihat kedua orang itu berjalan mendekat.

“Benvenuto, Signore, Signora.” sapa mereka semua. Zello berdehem, sedangkan Aletta memberikan senyuman termanisnya.

Kepala pelayan memberikan tanda, agar mereka semua lekas beranjak dari sana. Lucas mengekor di belakang, laki-laki itu masuk kedalam sebuah ruangan di sudut lantai pertama.

Aletta berjalan mengikuti Zello yang menggenggam tangannya. Wanita itu menaiki tangga, hingga sampai di lantai dua.

“Ini kamar kita!”

Kamar yang bernuansa gelap itu, terlihat sangat mewah. Semua yang ada di dalam kamar itu benar-benar berwarna sedikit lebih gelap. Membuat Aletta menghela napas.

“Kenapa kau suka sekali dengan warna gelap?” tanya Aletta. Dia duduk di atas ranjang, membuka mantelnya. Zello tersenyum kecil.

“Karena semua tentangku memang hanya ada kegelapan!”

“Semua?”

“Kecuali kau, Signora Louis!”

***

Hari yang masih terang, membuat Aletta tidak tahu harus melakukan apa. Wanita itu hanya grasak-grusuk di atas tempat tidurnya. Sedangkan Zello kini berada di ruang kerja, lantai satu. Laki-laki itu tampak sedang membahas pekerjaan dengan Lucas, membuat Aletta enggan mengganggunya.

“Tuan, pemanenan Anggur di Baja California, kali ini meningkat pesat, para pekerja meminta bonus atas kerja keras mereka.” Lucas mengatakan dengan mimik wajah serius.

“Berikan saja!”

Eh?

“Baik!”

Lucas kembali menghubungi orang kepercayaannya yang memegang tanggung jawab di negara itu. Sedangkan Zello kembali fokus pada kertas-kertas yang berserak di atas meja kerjanya.

“Tuan, apa Tuan benar-benar memberikan mereka bonus?” Lucas menanyakan keheranannya. Zello mengangkat bahu.

“Ada seseorang yang bilang, tidak boleh sampai menghilangkan hak asasi manusia. Aku hanya sedang menjalankan apa yang dia katakan!”

“Nyonya muda?” tebak Lucas. Zello mengangguk. Lucas tidak berani bertanya lagi, kalau sudah karena Aletta, berarti itu memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Pekerjaan yang cukup menyita waktu itu, akhirnya di selesaikan oleh Zello.

“Aku akan ke kamar. Kau istirahatlah!” Lucas mengangguk. Zello segera keluar dari ruang kerja tersebut, berjalan menuju lantai atas, ke kamarnya yang kini juga sudah menjadi kamar Aletta.

Laki-laki itu membuka pintu dengan pelan, dia melirik ke atas tempat tidur, melihat Aletta tertidur dengan posisi yang sulit dijelaskan.

“Kau seperti sedang menggodaku, Sayang!” Zello mendekat ke arah ranjang. Menaikinya dan langsung memberikan ciuman di bibir Aletta yang tampak sedikit terbuka. Wanita itu terkejut. Bahkan, kantuknya langsung hilang.

“Kau ...” manik mata abu-abu itu tampak sedikit kesal. Zello menyeringai.

“Apa aku meninggalkanmu terlalu lama?” bisik Zello di telinga Aletta.

Wanita itu mendengus. “Kita tidak seperti sepasang pengantin yang baru menikah!” ujar wanita itu. Dirinya mengabaikan Zello yang sudah berada di atasnya.

“Kalau begitu, ayo kita buat suasana sore ini, seperti suasana pengantin baru yang sebenarnya!”

***

Signore - Tuan.

Signora - Nyonya.

1
Nurdiana Hadiwinoto
semangat thoor ceritanya bagus ..aq suka.smg lancar nulisnya
Author_Ay
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!