Indonesia
NovelToon NovelToon
LET ME LOVE YOU ONE MORE TIME

LET ME LOVE YOU ONE MORE TIME

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Patahhati / Cintapertama / Single Mom / Hamil di luar nikah / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:61.2k
Nilai: 5
Nama Author: TS

Setelah bertahun - tahun lamanya , takdir kembali mempertemukan kau dan aku . berdiri , berhadap - hadapan , dan sama - sama bingung memulai percakapan .
airmata rinduku jatuh saat berhadapan denganmu , namun aku tak ingin kau melihat airmata ini . aku ingin menutup rapat - rapat hati dan menyembunyikannya darimu.
tak ingin kau menyentuhku semudah itu , tak akan ku biarkan kau memelukku se'erat dulu .
aku benci tak jujur kepadamu . namun , lebih khawatir kau akan membuatku jatuh cinta lagi untuk kedua kalinya .

membuatku jatuh dan terluka kembali .....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAGIAN 25

dengan setengah linglung , selvia dan alex pun mengikuti lelaki itu keluar kantor . lalu masuk kedalam mobil , hanya dalam hitungan menit mereka sudah berada di jalan raya . tiba - tiba saja kesadaran selvia kembali , ia teringat sesuatu . " bukannya kamu masih jam kerja ? "

leo mengangguk . " aku tidak bisa membiarkanmu dan alex pergi ke bandung , apalagi keadaan kalian sedang panik seperti ini . " leo menjelaskan .

selama beberapa saat , selvia hanya bisa menatap leo tanpa berkata - kata . lelaki ini telah melakukan banyak hal untuk dirinya , bahkan hal - hal kecil yang tidak terpikirkan olehnya . ia tidak tahu apa jadinya kalau leo sudah kembali ke kantornya , setelah ia bersikap tak acuh . mungkin , hingga saat ini dirinya dan alex masih kebingungan di sana . tidak tahu apa yang harus mereka lakukan , " makasih , le " gumamnya kemudian , sambil mengalihkan pandangannya dari lelaki di sisinya itu .

leo melirik selvia dan juga alex , keduanya hanya mentap kosong jalan yang ada di hadapan mereka . kedua tangan selvia saling meremas di pangkuannya , kecemasan terpeta jelas pada wajahnya . leo kembali memfokuskan pandangannya pada jalan raya , diam - diam ia menghela nafas berat . ini aneh , sangat aneh . zeline bukanlah putrinya , tetapi ia pun merasa amat cemas . begitu cemasnya , seakan ini zeline adalah darah dagingnya sendiri . apakah kecemasan ini muncul karena ia sudah jatuh cinta kepada gadis kecil itu ? leo menjulurkan tangannya , menangkupnya pada tangan selvia .

remasan lembut tangan leo menyetak selvia dari lamunannya . ia ingin melepaskan tangannya dari genggaman lelaki itu , tetapi kehangatan yang mengalir dari telapak tangan yang besar dan kokoh itu . dengan cara yang aneh , membuatnya merasa lebih tenang . begitu menenangkan hatinya , hingga ia tak ingin leo melepaskannya . perlahan selvia mengalihkan pandangannya ke arah alex , namun sahabatnya masih juga kalut dan khawatir sama dengannya . akhirnya , pandangannya berpindah kepada leo . lelaki itu menatapnya dengan pandangan yang teduh , seulas senyum lembut mengembang di wajah tampannya .

" kalian berdua , jangan terlalu khawatir . " kata leo lembut . " elin anak yang kuat , ia pasti akan cepat pulih kembali " .

keyakinan di mata leo seakan menular pada selvia , memberinya secuil harapan . memberinya kekuatan baru , selvia mengangguk . lalu menundukkan pandangannya , diam - diam selvia amat bersyukur leo memaksa untuk mengantarnya ke bandung . ia tidak tahu , apakah ia sanggup menghadapi masalah ini hanya berdua dengan alex . ketenangan yang di berikan leo , membuat otak selvia mulai kembali bekerja . dimana tina membawa zeline ? . " alex , dimana rumah sakit elin ? apa tina sudah memberi kabar ? " gumam selvia lirih .

" sudah , kalau udah keluar tol . gue kasih tahu . " jawab alex masih dengan keadaan melemah .

leo pun tersenyum lega . " kalau begitu , kalian berdua istirahatlah dulu . " ia meremas lembut tangan selvia , sebelum menarik kembali tangannya .

selvia menundukkan pandangannya . tak ingin berkata - kata lagi , namun diluar kehendaknya . ada rasa hangat mengaliri hatinya , ia benar - benar tidak tahu apa yang akan terjadi kalau lelaki ini tidak berada di sisinya . rasa takut kehilangan zeline telah membuatnya lumpuh , diam - diam ia melirik leo dari sudut matanya . mungkin ia telah keliru menilai leo . mungkin , ia telah bersikap tak adil pada leo .

mungkin ketakutannya selama ini tidak beralasan . lelaki yang kini ada di sisinya , sudah jauh berbeda dengan lelaki yang di kenalnya sembilan tahun yang lalu . leo yang sekarang bukan lagi pemuda manja , yang lebih suka lari dari tanggung jawab . lelaki ini malah amat bisa diandalkan , keberadaan leo membuatnya merasa mendapatkan tempat bersandar . merasa tidak hanya ada alex disisinya m sekaligus membuatnya sadar betapa lelahnya ia selama ini . berjuang seorang diri , walaupun alex berada di sampingnya . tetap saja ia butuh seseorang di dalam hatinya juga zeline , membuatnya menyadari ! setangguh apapun dirinya . ia tetap perempuan biasa yang memiliki batas kemampuan , selvia menyandarkan kepalanya pada jok . mungkin waktu telah mendewasakan leo , dan mungkin sudah saatnya ia memaafkan masa lalu . dan kembali melanjutkan hidupnya , selvia menghela nafas panjang dan memejambkan matanya .

leo menatap sekilas perempuan yang amat di cintainya , sebesit perasaan luka melihat selvia saat ini . tiga jam sudah perjalanan mereka dari jakarta menuju bandung , alex memberitahukan posisi rumah sakit . dimana elin di rawat , setibanya di rumah sakit . ketiganya berlari menuju kamar elin , terlihat tina sedang menangis tersedu . perasaan hancur melihat gadis kecilnya terbaring lemah tak berdaya , di tempat tidur . menatapnya , hati selvia sakit . ingin rasanya ia meminta pada tuhan , ganti posisi elin dengan dirinya .

dokter dan suster tiba , dan bertanya ayah dan ibu elin . sesaat selvia menatap leo , lalu beralih ke dokter . " saya ibunya dok " selvia maju di hadapan dokter , " ada apa dengan putri saya ? " alex memegang pundak selvia , berusaha memberinya ketenangan .

" dari hasil lab yang saya terima , zeline putri ibu positif terkena animea . " dokter menghela nafasnya dengan berat . " mudah - mudahan zeline mampu melewati masa kritisnya dalam waktu tida atau empat hari ini . "

ucapan dokter membuat jantung selvia seakan berhenti berdetak . bibirnya menipis , kedua tangannya gemetar , ini salahnya ! ia juga tidak bisa menyalahkan siapa - siapa . yang harusnya ia serang adalah dirinya sendiri , bagaimana mungkin selvia tidak menyadari putrinya mempunyai sakit animea . bahkan , keluarganya pun tidak ada riwayat animea . selvia tidak tahu apakah ia bisa bertahan , kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk pada putri kecilnya . selvia merasakan tangan leo menggenggam tangannya , dan meremasnya lembut . memberinya kekuatan , sekaligus membantunya mengendalikan kemarahannya pada diri sendiri .

" sel darah putih zeline lebih banyak , daripada sel darah merah " , sesaat dokter menatap selvia , leo dan juga alex dari atas kacamatanya . " saat ini , putri ibu butuh melakukan transfusi " .

" lalu , kenapa belum di transfusi , dok ? " suara selvia bergetar .

" saya sudah meminta suster mengecek persediaan darah disini , tapi maaf pihak rumah sakit kami sedang kosong " .

" lalu ? dimana saya bisa mendapatkannya ? "

" kami sudah menelpon pihak PMI , namun karena golongan darah B negatif memang sangat sulit ! jalan satu - satunya dari pihak keluarga  " .

ucapan dokter bagaikan petir yang menyambar tubuh leo . perlahan , wajah leo kehilangan warna . matanya terbeliak , menatap kosong ke arah dokter . apakah ia taidak salah dengar ? golongan darah zeline B negatif ? sama dengan golongan darahnya ? mungkinkah ? sebenarnya zeline adalah ...... leo mengerang dalam hati . betapa bodohnya ia , tidak memperhatikan data pasien yang tergantung di kaki ranjang zeline . bukankah di situ terdapat umur pasien ? tetapi , kalau memang lein adalah putrinya , mengapa selvia sangat merahasiakannya ? mengapa perempuan ini tega mengucapkan kata - kata yang begitu menyakiti hatinya beberapa minggu lalu ? perasaan leo sangat kacau . leo mengalihkan pandangannya , pada perempuan yang ada di sampingnya .

selvia dapat merasakan tangan leo yang masih menggenggam tangannya menegang , jantungnya berdegup kencang . resah , panik dan cemas . mungkinkah leo langsung menyadarinya ? ia menarik nafas dalam - dalam , lalu melirik dari balik bulu matanya . di dapatinya lelaki itu sedang menatapnya , dengan pandangan menuntut penjelasan . jantung selvia seakan ingin copot , kebenaran telah terungkap !

selvia menundukkan pandangannya , menghindari tatapan leo . dapat dirasakannya lelaki itu melepaskan tangannya , lalu menariknya . di luar dugaan , selvia merasa ada yang ikut tertarik keluar dari hatinya . dan meninggalkan lubang disana , ia merasa kosong , merasa kehilangan . namun , sebuah kesadaran mengejutkannya . dalam sekejap , kekecewaan mengalir masuk . mengisi seluruh ruang kosong di hatinya , hingga melebihi kapasitas yang mampu di tampung olehnya . menyesakkan , menyakitkan , membuatnya tak dapat bernafas . ternyata lelaki ini telah membohonginya lagi ! leo tidak menyesali perbuatannya . leo tidak pernah menyesal , telah memintanya membuang zeline . ternyata , leo tetap tidak mau kehadiran zeline . tak perduli betapa inginnya leo memiliki anak perempuan , lelaki ini tidak menginginkan gadis kecilnya itu . selvia menarik nafas dalam - dalam , berusaha mengurangi sesak di dadanya .

" ada yang ingin di tanyakan , pak ? " dokter mengalihkan pandangannya dari leo , " ibu ? "

pertanyaan dokter membuat kesadaran leo dan selvia kembali . entah berapa lama keduanya tenggelam dalam fikiran masing - masing , hingga tidak mendengar penjelasan dari dokter .

" nggak dok , " leo menjawab dengan suara mengambang . belum sepenuhnya sadar dari rasa terkejutnya , " terima kasih , dok . " leo berbalik , lalu melangkah pergi dengan linglung .

" anda baik - baik saja , bu ? " tanya dokter . " apa anda atau suami anda punya golongan darah yang sama ? "

selvia menarik nafasnya dalam - dalam . " saya berbeda , su - suami saya sudah meninggal " . ucapnya berusaha mengendalikan dirinya . " bagaimana dok ? apa ada cara lain ? cara mendapatkan golongan darah B negatif ? "

" ibu bisa menghubungi PMI yang ada di pusat kota bandung , walaupun saya sendiri tidak terlalu yakin tentang persediaannya "

selvia mengeluh dalam hati . ia tahu satu orang yang bisa menyelamatkan zeline , tetapi ? setelah melihat reaksi leo tadi , ia tidak yakin lelaki itu masih mau membantunya . perlahan , ia duduk di kursi yang berada tepat depan kamar zeline bersama tina .

" terima kasih , dok " ucap alex , dokter pun meninggalkan selvia dan juga alex , " sel , kita harus bagaimana ? gue yang ke pusat . lo di sini bujuk leo buat donor darahnya ya ? "

selvia menatap kearah alex . " bagaimana lex ? jujur kalo zeline adalah darah dagingnya ? " ucap selvia , yang masih tak yakin dengan reaksi leo tadi . " lo liat sendiri , bagaimana dia langsung pergi . sama seperti sembilan tahun lalu ."

" bisa - bisanya keadaan begini lo masih berfikiran negatif buat dia . ya , tuhan vi . sekali aja , coba buat memohon . demi zeline ! " alex berdiri , menepuk pundak selvia . " gue pergi dulu , kabarin gue kalo ada apa - apa ".

" maafkan saya bu , saya teledor menjaga non elin ? " ucap tina ,

" nggak , saya sudah berterima kasih padamu . mau menjaga elin di saat saya sibuk "

" sekarang bagaimana bu ? " tanya tina dengan suara setengah menangis .

" saya keluar dulu , kalau ada apa - apa segera panggil dokter ya tin . " tina pun mengangguk , setelah mendengar perintah selvia .

selvia berjalan keluar ruangan menuju lorong , matanya sibuk seperti mencari seseorang . selvia mendesah resah saat tidak menemukan leo dimana - mana , mungkinkah leo telah pergi ? telah kembali ke jakarta ? meninggalkannya untuk menghadapi masalah ini seorang diri seperti dulu ? rasa sakit semakin membesar di hati selvia . ternyata lelaki itu tidak banyak berubah , leo masih tetap pengecut . selalu mencoba untuk lari dari kenyataan , lelaki itu tampak berubah karena mengira ia telah menuruti keinginannya . karena mengira elin bukan darah dagingnya , jadi ! benar dugaannya selama ini . leo tidak pernah mencintainya , lelaki itu hanya menganggapnya tak lebih dari sebuah benda yang bisa di permainkannya . tidak dulu dan tidak pula sekarang , leo tidak pernah berniat untuk menjadi bagian kehidupannya . tangis mulai merambat tenggorokan selvia , membuatnya sulit bernafas .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

WWWWHHHHHOOOOOOAAAAHHHH KETAHUAN !!!!!!!

APA LEO MAU MENOLONG SELVIA ? SETELAH PERKATAAN SELVIA YANG SANGAT MENYAKITKAN ?

APA LEO SADAR BAHWA ZELINE ADALAH PUTRI KANDUNGNYA ?

BAGAIMANA KEADAAN ZELINE ?

author cuma mau bilang , jangan lupa koment dan like setiap episodenya . dan jadikan favorite yang belum menjadikannya . agar , ketika ada notif kalian akan mendapatkannya .

terima kasih , salam sayang untuk kalian dari author .

 

 

1
Sri Yuli Yanti
kok ada kosong lumayan yaaa ,, kirain kuota aku habis ga bisa buka novel 🤭🙏
Yusi Lestari
aku kok takut yaa takutnya raina gak bisa menerima keputusan Cleo dan dendam sama Zelin dan bakal berbuat buruk pada Zelin😔
Yusi Lestari
mangkanya raina kok semangat banget merawat ibunya Cleo karena sudah dijanjikan akan dinikahi Cleo kamu telah membuat masalah sendiri Cleo
Yusi Lestari
hemm jangan2 memang riana sengaja memberi obat agar mommy nya Cleo gak bisa jalan dan pastinya membutuhkan raina untuk merawatnya sehingga raina berharap bisa bersatu dg Cleo
Yusi Lestari
sikap songongnya pak Leo gak pernah hilang yaaa🤣tp salut dech sama kebaikan Leo yg rela membantu temannya dan mengembalikan kembali perusahaan Cleo meskipun belum tahu kebenaran ceritanya
Yusi Lestari
hadeww mulai dech sifat angkuhnya Leo muncul bikin gemes saja pengen nggetok kepalanya
Yusi Lestari
heeemmm bahagianya akhirnya mereka bisa bertemu dan bersatu kembali😍
Yusi Lestari
Please dech Cleo kamu tiba2 langsung memperkenalkan namamu pasti Zelin langsung shock berat tp mungkin juga bahagia🤣
Yusi Lestari
nah gitu donk beri pengertian pada putramu agar tidak ada rasa kecemburuan dalam hubungan persaudaran
Yusi Lestari
dasar daddy Leo masak gak peka sama putra sendiri sampai2 om Alex yg lebih peka sama Satria😡
Yusi Lestari
mungkin Leo terlalu sayang sama Zelin karena merasa bersalah sebab dulu tidak mau mengakui keberdaan Zelin tp Leo tidak mengatakannya ke Satria yg akhirnya membuat Satria iri dan cemburu
Yusi Lestari
thooorrr apakah si cewek bakal jadi jodohnya Satria sama kayak Zelin yg bersahabat dari kecil dan berjodoh disaat dewasa
Yusi Lestari
jangan2 yg mendekati Zelin adalah Cleo🤔
Yusi Lestari
sudah ku duga kalau teman Gezan adalah Cleo.Aaaa akhirnya kisah asmara antara Cleo dan Zelin akan berlanjut
Yusi Lestari
sabar Zelin sebentar lagi pasti Cleo akan muncul untuk menepati janjinya
Yusi Lestari
lha kok tiba2 udah pada gede semua anak2 Leo🤣🤣
Yusi Lestari
kayaknya Cleo sakit dech dan harus melakukan perawatan diluar negeri tp gak mau kasih tahu Zeline
Yusi Lestari
kayaknya Elin dan Cleo bakal berjodoh dech😊duuuuucchhh papa Leo yg mulai posesif banget sama tuan putrinya tp jangan dikekang juga ya nanti bisa kabur lho
Yusi Lestari
akhirnya baby Satria lounchinh yeeayyy👏🥰
Maryati
semangat thor🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!