Indonesia
NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Mafia

Pembalasan Gadis Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Fantasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rahmawati18

Alexa Lily, gadis yang di Adopsi oleh salah satu ketua klan mafia sejak usia enam bulan. Alexa hidup di dalam kemewahan dan di kelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya.

Tapi dibalik itu, Alexa tidak pernah tahu siapa orang tua kandungnya. Hingga suatu hari Alexa mendapatkan misi dari ayah angkatnya, dan misi itu berhasil ia selesaikan dengan mulus. Terlepas dari itu, Alexa mendapatkan sebuah informasi tentang siapa ayah kandungnya.

Berawal dari Informasi yang ia dapatkan, Alexa mendatangi kediaman ayah kandungnya itu.

Apakah ayah kandungnya itu akan menerima dan mengakui Alexa sebagai anak kandungnya? Atau justru ayahnya hanya menjadikannya sebagai pion untuk keuntungan pribadinya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 : Pemimpin Grup Zayn

Kembali lagi dengan bab yang baru teman-teman 🤗

Happy reading, semoga kalian suka 🥰 🤗 🤗

Suasana mendadak hening. Semua mata tertuju pada Zionathan. Harry Zayn merasa sangat emosi melihat putranya itu. Ia tidak menyangka kalau putranya itu malah jatuh hati kepada adik angkatnya sendiri.

"Apa kamu bilang? Coba ulangi lagi perkataanmu itu!" wajah Harry Zayn penuh amarah. Matanya merah. Kedua tangannya ia kepal.

Zionathan menatap tajam ayahnya. dengan wajah dan nada yang tegas. "Aku bilang, aku suka dia!" ucap Zionathan dengan wajah serius. Semua orang yang berada di ruangan itu pun saling berbisik. Semua wartawan yang hadir sibuk mengambil gambar dan rekaman.

Zionathan menoleh ke arah Anya yang masih tercengang mendengar ucapannya tadi. "Bukan suka sebagai adik dan kakak, tapi cinta seorang pria dan wanita!" emosi pun terlihat di wajah Zionathan. Zionathan menunjuk kepada Anya.

Para tamu undangan saling berbisik satu sama lain sambil memegang segelas minuman di tangannya masing-masing. "Wah, gosip panas ini. Zionathan Zayn ternyata.... Suka adiknya sendiri. Tidak tahu malu." Bisik seorang pria kepada pria lainnya.

Seorang tamu wanita ikut bicara. "Kan, tidak ada hubungan darah. Suka ya suka saja. Siapa tahu kan mereka diam-diam sudah berjanji sehidup semati." Semua orang di ruangan itu tertawa kecil.

Harry Zayn menghela nafas panjang. Amarahnya semakin memuncak. "Kamu ini dasar bajingan!"

Harry Zayn melangkah turun dari atas panggung. "Dasar binatang!" wajah Harry Zayn penuh amarah yang sebentar lagi akan meledak. Ia berdiri tepat di depan putranya itu. Matanya sudah merah. Tatapannya tajam dan menusuk. "Anak durhaka! Awas ku hajar kau!"

*PLAK*.

Harry Zayn menampar Zionathan. Amarahnya meledak. Nafasnya memburu.

Zionathan memegangi pipinya. "Walau ayah pukul aku, aku tetap suka dia." Zionathan menunjuk Anya. "Kami bukan saudara kandung, memangnya kenapa?" tanyanya kepada Harry Zayn yang masih emosi.

Lagi-lagi Harry Zayn menghela nafas panjang. Kali ini ia benar-benar malu melihat kelakukan putranya itu.

"Gimana pun juga kalian sudah sembilan belas tahun.... Hubungan kakak adik. kau.... Mau ayah marah!" gertak Harry Zayn.

Zionathan terus bersikeras. Ia tetap pada pendiriannya. "Aku tidak peduli! Hari ini ayah usir Anya dari keluarga Zayn. Besok.... Aku nikahi Anya ke sini. Dia harus tetap disini, akan ku cintai. Ku jamin segalanya." jelas Zionathan.

Alexa yang masih berdiri di atas panggung pun menggelengkan kepalanya mendengar Zionathan berkata seperti itu. "Zionathan Zayn, bodohnya!" ucap Alexa dengan wajah datar.

Damian yang masih berdiri di depan panggung melihat drama yang sedang berlangsung di hadapannya, ia menatap Alexa. "Emang Alexa tidak suka yang bucin?" tanyanya pada dirinya sendiri.

"Kayaknya Alexa, paling suka tipe kayak aku. Tipe pria yang boyfriend material banget." Gideon tersenyum percaya diri dan menatap Alexa.

Sementara itu Leonard juga sedang senyum-senyum sendiri. "Sepertinya adikku ini, suka tipe cowok yang gentle sepertiku." ia membenarkan rambutnya.

Harry Zayn memijat keningnya. "Bagus! Tindakan yang memalukan keluarga ini... Kalian juga berani melakukannya. Bagus! Kalau begitu, kalian semua ku usir dari keluarga Zayn!" tegas Harry Zayn. Bentakannya itu membuat Zionathan dan Anya membulatkan matanya.

Zionathan tidak terima. "Loh, ayah! Aku anak kandung ayah. Ayah mengusirku dari keluarga Zayn? Terus hartanya untuk siapa?" Zionathan lupa bawa dia bukan satu-satunya keturunan keluarga Zayn.

Harry Zayn maju selangkah mendekat ke arah Zionathan. Matanya tertuju dengan mata putranya. "Aku kan belum mati! Sekarang kamu sudah mengincar harta ku? Kamu benar-benar anak durhaka! Mulai hari ini, aku akan memutus akses mu dan Anya Zayn. Semua kartu bank. Dan sita semua milik keluarga Zayn. Semua asetnya. Sampai kamu bisa berpikir dengan benar." jelas Harry Zayn dengan nada suara yang dipertegas.

Zionathan membulatkan matanya kaget. Begitupun dengan Anya. Kali ini Anya benar-benar sudah tidak ada harapan lagi untuk menjadi satu-satunya pewaris keluarga Zayn.

"Jangan ayah! jangan... Kalau semua kartuku di blokir, aku hidup gimana?" Zionathan memohon kepada Ayahnya.

Harry Zayn menoleh ke arah Alexa yang masih berdiri diam di atas panggung. Ia menunjuk gadis itu. Dan kemudian kembali menatap Zionathan. "Saudarimu, Alexa. Dari kecil terlantar di jalanan. Dia bisa bertahan hidup, kenapa kamu nggak bisa?" gertaknya kepada Zionathan.

"Aku dan dia, mana bisa sama. Dia dilindungi tiga preman itu." Zionathan melihat ke arah Damian, Gideon dan Leonard. "Gimana aku bisa cari uang?" Zionathan masih saja keras kepala. Sepertinya ia hanya hidup dengan harta keluarga Zayn saja.

"Sudah diam!" bentak Harry Zayn. Ia semakin geram melihat sikap putranya itu. Ia merasa didikannya selama ini kepada Zionathan Zayn gagal. Ia gagal mendidik putranya.

Harry Zayn berbalik, ia melangkah kembali naik ke atas panggung. Harry Zayn berdiri tepat di samping Alexa Lily Zayn. Tatapan Harry Zayn tertuju pada semua hadiri yang ada di dalam ruangan itu.

"Hadirin, saya umumkan. Saya Harry Zayn, terhitung mulai hari ini.... Hanya punya satu-satunya putri kandung. Dialah Alexa Lily Zayn." Harry Zayn tersenyum dan menoleh kepada putri kandungnya itu. Alexa membalas senyum kepada Ayahnya.

Seorang pengawal pribadi Harry Zayn, naik ke atas panggung dan menyerahkan sebuah dokumen kepada Harry Zayn.

Harry Zayn meraih dokumen itu. Ia menyerahkan dokumen itu kepada Alexa. "Alexa, Nak, mulai dari hari ini.... Ayah akan secara resmi menyerahkan kepemimpinan Grup Zayn ke tanganmu." ucap Harry Zayn.

Alexa menolak untuk menerimanya. "Ayah, Grup Zayn.... Ini kan jerih payah ayah, mana mungkin aku terima?" Alexa merasa tidak pantas menerima itu semua. Seperti yang ia ketahui, Grup Zayn ini susah payah di dirikan oleh ayahnya. Ia tidak rela mengambilnya begitu saja dari ayahnya itu.

Harry Zayn meraih tangan putrinya itu. "Alexa. Ayah percaya, bahwa Grup Zayn ada di tanganmu pasti akan menjadi jaya dan jauh lebih berkembang." ia meletakkan dokumen itu di atas tangan Alexa. Jelas terlihat di wajah Harry Zayn, ia sangat berharap Alexa bisa memimpin perusahaannya.

Alexa tersenyum kepada Ayahnya. Ia mengambil dokumen itu. "Baik. karena ayah percaya padaku. Aku tidak akan mengecewakan ayah." ucapnya.

*CEKREK.*

*CEKREK.*

*CEKREK*.

Wartawan itu pun langsung mengambil gambar. Kilatan lampu kamera dari wartawan dan suara tepuk tangan para tamu undangan, mengembalikan suasana ruangan yang tadinya hening dan menegangkan kini kembali menjadi ramai.

Alexa berbalik dan menghadap kepada semua hadirin. Senyuman yang begitu sangat indah dan menenangkan. Ketiga Kakak angkatnya itu pun langsung terpesona melihat adiknya itu.

"Semuanya, percayalah padaku. Saya pimpin Grup Zayn. Pasti akan kubuat lebih besar dan kuat. Menciptakan kejayaan baru!" jelas Alexa. Kini aura-aura mafianya tertutupi oleh aura kepemimpinan yang kuat pada diri gadis itu.

"Bagus!" ucap Harry Zayn. Ia tepuk tangan dan diikuti oleh semua tamu yang berada di sana. Hanya Zionathan dan Anya yang tidak tepuk tangan.

Alexa Lily menoleh ke arah Zionathan dan Anya, ia menaikkan sebelah alisnya dan tersenyum sinis kepada kedua orang itu.

\*\*\*

*Terima kasih teman-teman, kalian sudah setia dengan ceritaku.*

*Nantikan terus up selanjutnya ya. Jangan lupa ninggalin jejak 🌹🤗🤗*

1
Elisabeth Ratna Susanti
makin seru 👍iklan 👍
Adi Sudiro
cerita yg kesekian menjijik kan
anak angkat di sayang anak kandung dibenci alur cerita begini udah basi..... aku kira menarik cih...
Elisabeth Ratna Susanti
misinya seru sekali 🥰👍
Elisabeth Ratna Susanti
keren juga ya Alexa berani melawan preman 👍
Virgo♍: mkasih sudah baca ceritaku kakak🥰
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like komen plus subscribe 🥰👍
Virgo♍: Terima kasih kakak🤗
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
membayangkannya ngeri banget ini.......seperti nonton film padahal baca.....keren Thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!