"Hanna! Ada apa denganmu? Belakangan ini kamu sering sekali terlambat masuk kerja," omel bos Hanna.
Hanna hanya menunduk terdiam.
"Ah, sudahlah! Besok kamu tidak usah datang lagi," sambung si bos.
"Hanna, aku bukannya tak puas dengan kinerjamu. Bukan juga aku tak bisa memaafkan keterlambatanmu, tapi yang mengambil keputusan ini bukan hanya aku. Baik-baik lah di luar sana," lanjut si bos yang sebenarnya tak tega.
Jam kerja Hanna yang tinggal beberapa menit di hari itu menjadi saksi bisu ia kehilangan pekerjaan yang sudah menghidupi dirinya selama ini. Belum lagi Hanna harus membayar ganti rugi kepada Nicholas.
Dengan raut lesu Hanna menapaki jalanan. Menunduk bersama bintang-bintang yang tak kelihatan.
Malam dingin sendirian, kebingungan harus menumpahkan kesedihan. Ia harus segera bangkit, memikirkan bagaimana untuk selanjutnya.
'Apa aku terima saja tawaran Pak Nicholas? Tapi harga diriku?' batin Hanna.
"Ah, tidak. Tidak boleh, apa jadinya harga diriku nanti," ucap Hanna menepis segala pikirannya.
Gang gelap menuju rumah sewaan Hanna malam itu terasa lebih menyeramkan dari biasanya.
Dari kejauhan samar-samar terlihat ada beberapa pemuda di gang tersebut. Hanna yang sedikit gemetar pura-pura tak melihat.
"Dasar berandal! Cepat, berikan uangmu kepada kami," ucap salah seorang pemuda sambil menendang sesuatu.
Hanna tak dapat melihat dengan jelas apa yang sedang terjadi karena gelap. Hanna pun mencoba sedikit mendekat.
Hanna menyipitkan mata, mencoba melihat dengan jelas apa yang ada diantara kaki para pemuda itu.
"Bedebah! Cepat berikan, sebelum kami memukulimu lagi!" Teriak salah seorang lagi.
Perlahan-lahan Hanna melihat ada seorang remaja laki-laki yang meringkuk di bawah kaki mereka.
"Hei!" Teriak Hanna kepada para preman.
Para preman itu pun menoleh dan mendapati Hanna yang berparas cantik tengah berjalan ke arah mereka.
Untuk sesaat para preman itu membuarkan Hanna menolong remaja laki-laki yang meringkuk di tanah.
"Kamu baik-baik aja?" Tanya Hanna sambil membant…
Marry Mr. Nicholas
Bab 8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments