"Zahra, kamu sudah gila ya!" bentak Alex.
Zahra langsung memelototi Alex balik. Ia tak mau kalah dengan Alex. Meskipun Alex merupakan tangan kanan Nicholas, kedudukan Zahra sebagai adik kandung Nicholas tentu lebih tinggi. Hal itu membuat Zahra tak ada takut-takutnya dengan Alex meski Alex bisa beubah menjadi sangat kejam.
"Kau yang gila.... !"
"Hei, kan kau yang mulai."
"Mana ada," sahut Zahra.
Sam yang melihat Zahra dan Alex rebutan pisang hanya duduk manis sambil menyeruput kopinya. Ia seperti sedang melihat dua ekor monyet yang berebut sebuah pisang.
"Ck, benar-benar mereka berdua. Tak ada yang waras," gumam Sam.
Zahra langsung berhenti dan menoleh ke arah Sam, "Apa kau bilang!".
Sam tersedak ketika ditanya Zahra demikian tepat setelah bergumam. Pendengaran Zahra yang terkadang begitu buruk itu ketika dikritik langsung lah membaik bahkan suara sekecil apapun bisa didengarnya.
"Apa? Kau kan lihat aku sedang minum kopi. Mana ada aku bilang sesuatu," omel Sam yang tak ingin diamuk juga oleh Zahra.
Zahra tentu tak percaya dan langsung mendekati Sam. Ia menjambak rambut Sam sekuat tenaga.
"Kau pikir aku bodoh ya? Kau mengataiku tak waras tadi.... !"
Sekarang giliran Alex yang tertawa terbahak-bahak melihat Sam kerepotan menghadapi Zahra. Zahra benar-benar seperti anak kecil yang kehilangan kontrol. Ia mengamuk kepada siapapun yang di depannya ketika ia tak merasa senang.
Alex yang tertawa pun ditariknya juga. Kini, Sam dan Alex berlutut di lantai dengan tampilan acak-acakan dan babak belur karena Zahra. Sam dan Alex benar-benar tak berdaya di hadapan Zahra yang begitu liar.
"Tunggu kakakku datang, baru aku maafkan kalian berdua."
Zahra melengos begitu saja meninggalkan Sam dan Alex yang masih berlutut dengan wajah babak belur. Zahra tertawa kecil mengingat wajah memelas Sam dan Alex.
Dalam hatinya, ia sangat puas meluapkan emosinya kepada Sam dan Alex. Mereka tentu tak akan banyak melawan jika Zahra mengamuk. Sayangnya, tak begitu seru jika hanya mengalahkan mereka…
Marry Mr. Nicholas
Bab 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments