"Tuan besar, semuanya sesuai dengan dugaan tuan."
"Anak bodoh itu. Sepertinya sampai mati pun dia tidak akan tau seberbahaya apa identitas keluarga Hamilton itu. Perketat penjagaan di sekitar Karin," perintah Hamilton.
Hamilton hanya menghela napas dan bawahannya pun pergi meninggalkannya sendirian di rumah kaca yang penuh bunga.
"Emily, aku bertemu dengan seorang gadis muda yang sangat cantik. Dia mirip sekali.... Denganmu. Sampai-sampai aku mengira itu dirimu," lirih Hamilton pada bunga lily putih kesukaan mendiang istrinya.
Rumah kaca yang dulunya menjadi tempat kesayangan istrinya itu kini terasa begitu sunyi dan kosong meski tetap di rawat dengan baik.
Hamilton menyapukan pandangannya melihat setiap sudut rumah kaca. Hingga matanya berhenti pada sebuah bangku baca di tengah rumah kaca. Tak ada satupun sisi yang tak memiliki kenangan indah bersama Emily.
"Sayang, aku punya sesuatu untukmu!" Ucap Emily bersemangat.
"Ini? Kamu.... " Tanya Hamilton sembari memegang sebuah benda panjang yang kecil.
"Huum, Zicho akan segera memiliki adik," sahut Emily sangat bergembira.
Hamilton pun langsung memeluk istrinya dan juga mengangkatnya sambil berputar-putar kegirangan.
"Hei, hati-hati! Anakmu ada di perutku," ucap Emily memukul dada Hamilton manja.
Mereka berdua sangat bahagia karena akan hadir seorang bayi mungil di tengah keluarga kecilnya lagi.
Hari demi hari Emily menghabiskan sebagian waktunya di rumah kaca. Ia tak ingin bayinya stress jika ia di dalam kamar terus.
"Sayang, itu suara detak jantung putri kecil kita," ucap Emily menitikkan air mata bahagia.
Hamilton yang mendengarnya juga sangat terharu. Meski bukan pertama kalinya mereka mendengar detak jantung anak mereka, mereka tetap saja tak mampu membendung kebahagiaan yang ada.
Hamilton pun sekarang selalu setia menemani sang istri. Meskipun istrinya sering mengusir dirinya dari kamar dan tak mau berdekatan dengannya.
Selama 5 bulan kehamilan Emily, Hamilton selalu tidur di sofa depan kamar karena ia tidak tega…
Marry Mr. Nicholas
Bab 31
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments