Zicho Alexander Hamilton yang tengah pusing mencari petunjuk untuk memastikan akankah cintanya dapat berlabuh pada Hanna atau hanya bisa sebatas kakak dan adik saja. Akan tetapi, ditengah kesibukannya mencari Zicho mendengar sebuah kabar tak menyenangkan bahwa Hanna diculik dan belum ditemukan.
Dengan panik, Zicho berlari mencari Hamilton.
"Ayah!"
"Hanna, Yah!"
"A-. Yah. Eh, grandpa."
Zicho langsung bungkam ketika melihat grandpanya.
"Ini rumah, bukan hutan!" ucap Ethan ketus.
Zicho pun hanya bisa menunduk dan permisi untuk menemui ayahnya di ruang kerja. Sedangkan Ethan terus menatap punggung Zicho yang berlalu menjauh.
Zicho dan Hamilton hampir saja tabrakan di pintu, untungnya hal itu tidak terjadi. Hamilton menatap putranya garang karena ia mendengar Zicho berteriak memanggil dirinya.
"Apa?" Tanya Hamilton ketus.
Zicho menoleh ke kanan dan kiri lalu mendorong ayahnya masuk lagi ke ruang kerja.
"Yah, aku dapat kabar bahwa Hanna diculik dan belum ditemukan. Aku sudah mengirim beberapa orang untuk menyelidiki," jelas Zicho.
Hamilton terduduk lemas ketika mendengar kabar itu. Ia juga merasa sangat marah karena ia merasa Nicholas tidak mampu menjaga putrinya dengan baik.
Setelah Hamilton tenang, tanpa pikir panjang ia langsung bergegas ke villa keluarga Wijaya. Tentu saja Zicho ikut dengannya. Mereka berencana untuk mengambil Hanna dari keluarga Wijaya dengan membawa beberapa bukti yang memang mengarah pada fakta bahwa Hanna adalah Alexa, putri keluarga Hamilton yang telah lama hilang.
Dengan tergesa-gesa Hamilton dan Zicho memaauki villa keluarga Wijaya. Hamilton juga memencet bel tak sabar sembari memanggil Wijaya.
Akan tetapi, kedatangan Hamilton dan Zicho berbuah kecewa karena ternyata Wijaya tak ada di villa dan hanya ada seorang pengurus rumah yang membukakan pintu. Akhirnya Hamilton mencoba menelepon Wijaya.
"Aku ke kantor, tunggu disana." sahut Hamilton ketus setengah emosi.
Wijaya tentu kebingungan, tapi ia enggan bertanya alasan Hamilton berbicara dengan na…
Marry Mr. Nicholas
Bab 63
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments