Bab 13

"A-anu. I-itu," ucap Zahra terbata karena belum menemukan jawaban yang cukup bagus.

Hanna mengerutkan kening menanti jawaban Zahra.

"Ah! Itu, pihak rumah sakit yang meneleponku," ucap Zahra tiba-tiba.

Hanna sedikit terkejut karena nada bicara Zahra yang lebih keras dari biasanya. Meski terkejut, Hanna tetap mengangguk memercayai jawaban Zahra.

Melihat Hanna percaya kepadanya membuat Zahra lega.

Akan tetapi, Zahra yang melihat raut lesu Hanna menjadi khawatir.

"Apa ada yang masih sakit? Mau kupanggilkan dokter?" tanya Zahra khawatir.

Hanna hanya menggeleng tak bertenaga.

"Baiklah, aku mengerti. Kamu istirahat saja. Aku keluar dulu menemui dokter," pamit Zahra.

Lagi-lagi Hanna hanya mengangguk tak bersemangat.

"Rico! Mana informasinya? Kenapa belum masuk ke emailku?" bentak Zahra di telepon.

"Sabar bos, ini... Salahkan sinyalnya. Jelas-jelas aku sudah mengirimnya 30 menit yang lalu," sahut Rico berusaha menyelamatkan diri padahal file itu baru mau ia kirim.

Zahra pun memutus telepon dan menemui dokter yang tadi memeriksa Hanna. Ia ingin tau kondisi Hanna lebih detail dari dokter.

Ia tak akan membiarkan sahabatnya terluka. Terlebih lagi oleh kakaknya sendiri.

"Awas saja kau kak, jika ketahuan melukai Hanna dibelakangku," gerutu Zahra kesal.

Setelah menyusuri lorong rumah sakit yang membosankan akhirnya Zahra menemukan ruangan dokter yang menangani Hanna. Tanpa basa-basi Zahra langsung masuk.

"Dok, saya ingin tau kondisi detail pasien di ruang VVIP nomor 3," ucap Zahra to the point.

Zahra memang tak pandai basa-basi. Jadi, ia selalu berkata to the point. Memang, tak semua bisa nyaman dengan gaya bicara Zahra yang seperti itu. Tapi, Hanna sangat menyukainya karena pembicaraan menjadi lebih efektif dan tidak perlu bertele-tele.

"Ah, pasien atas nama Hanna, betul?"

Zahra hanya mengangguk.

"Tolong jaga agar ia tidak tertekan secara psikologis lagi. Dia memang tak cedera serius, tapi ia sepertinya memiliki trauma psikis yang cukup berat. Jadi tolong jaga dia baik-baik kedepa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!