"Ken, nanti kamu antar ini pesanan Bu Gito. Katanya mau langsung bayar di tempat."
"Baik, Pak."
"Ini kainnya. Ada 10 lembar. Ini alamatnya. Bu Gito kemarin sudah dp uang mukanya, nanti tinggal bayar sisanya saja. Ini notanya juga. Ongkos ojek, besok diganti."
Instruksi Pak Widodo pada Niken sambil menyerahkan sebuah paper bag berisi kain pesanan pelanggan.
"Baik Pak." Niken menerima semuanya dan memperhatikan alamat tujuannya.
"Nanti kamu boleh langsung pulang ke rumah saja, setelah mengirim kainnya."
"Tapi, uangnya Pak?" Dahi Niken berkerut.
"Kamu bawa pulang saja, nanti di rumah langsung berikan ke saya."
"Baik, Pak."
Pak Widodo tersenyum kecil, lalu melanjutkan pekerjaannya.
Begitu juga Niken melanjutkan pekerjaannya lagi.
"Halo, Mbak! Maaf terlambat aku tadi ke perpus dulu pinjam buku."
Seru Seruni sambil masuk ke ruangan dengan tergopoh-gopoh.
Pak Widodo dan Niken hanya bisa geleng-geleng kepala.
Seruni langsung duduk di tempatnya, sambil memeriksa pesanan pelanggan melalui sosial media dan pasar sosial.
"Loh, semua pesanan hari ini sudah diproses?"
"Maaf, Runi, tadi Mbak yang proses. Sudah Mbak masukkan ke bagian pemasaran untuk proses kirim."
Sahut Niken tak enak.
Seruni terkekeh. "Nggak apa apa kali Mbak. Lah aku malah senang. Ternyata ada yang bantu saat aku sedang kuliah."
"Iya."
"Oya, abis kerja temani aku cari cilok yuk!" Ajak Seruni.
"Hah? Maaf nggak bisa dik. Bapak memintaku mengantar barang. Besok saja gimana?"
"Oke, Mbak." Seruni mengacungkan jempolnya pada Niken.
Mereka melanjutkan pekerjaan mereka kembali hingga menjelang sore.
Niken permisi hendak mengantar pesanan pelanggan ke rumah.
*
"Mbak Niken?" Seorang ojek online menghampiri Niken saat sedang menunggu di depan pabrik.
"Iya, Mas."
"Ini, Mbak, pakai helmnya."
Niken mengenakan helm pemberian ojek online itu dan langsung naik membonceng motornya.
Sekitar lima belas menit dalam perjalanan ke lokasi tujuan yaitu rumah Bu Gito, menembus kemacetan kota Yogya, akhirnya tiba juga ke sebuah rumah besa…
Tirani Ibu Mertua
Tak Percaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments