"Bagaimana keadaan istri saya, Dokter?" Tanya Bima.
Dokter selesai memeriksa keadaan Niken dengan menggunakan stetoskopnya.
Perawat juga telah mengecek tensi Niken.
Dokter membaca setiap hasil laporan yang tertulis pada keterangan.
"Baik, Pak. Menurut hasil laporan, istri bapak hanya mengalami tekanan darah rendah, namun, biasanya tensi segini masih normal, Pak. Coba saya cek sekali lagi."
"Baik, Dokter. Tolong istri saya." Bima menatap dokter jaga yang masih muda itu dengan raut wajah memelas.
Dokter itu berdiri kembali sambil memeriksa kondisi tubuh Niken yang masih terbaring lemah di ranjang ruang gawat darurat.
"Maaf, apa Bapak dan istri masih berhubungan secara aktif?" Tanya Dokter.
"Maksudnya?" Bima terkejut.
"Maksudnya, Bapak dan istri rutin berhubungan badan."
Seruni yang mendengar ucapan dokter secara gamblang itu hanya bisa senyum senyum geli.
"I-iya, Dok. Kan itu, tidak bermasalah?"
"Ya, tentu saja tidak, Pak. Lalu apakah, ibu Niken ingat menstruasi terakhir kapan?" Dokter menoleh pada Niken.
Niken yang masih lemas, hanya bisa diam berusaha mengingat kapan terakhir kali dia mendapatkan datang bulan.
"Astaga, Dokter! Apakah saya.." Niken menutup mulutnya dengan tangan tak meneruskan ucapannya sambil menatap ke arah dokter, perawat, dan suaminya.
"Ini baru perkiraan, ya, Bu. Kita cek bersama saja." Sahut Dokter itu sambil tersenyum.
"Suster, tolong ambilkan testpack, dan cangkir kecil." Pinta dokter itu pada perawat.
Dengan cekatan perawat itu pergi ke bagian perlengkapan, dan tak lama kembali lagi ke ruang gawat darurat.
"Ibu, tolong buang air kecil dan ditaruh di cangkir ini. Lalu celupkan ujung yang ini sampai batas tanda ini." Perawat memberi instruksi pada Niken.
Niken mengangguk mengerti dan berusaha untuk bangun.
Seruni membantu kakak iparnya untuk bangkit dan menuju toilet untuk buang air kecil.
"Ya Tuhan, apakah aku hamil?" Gumam Niken saat mencelupkan beberapa saat alat itu dalam cawan berisi air seninya.
Lalu dia membuang cawan yang sudah tidak t…
Tirani Ibu Mertua
Hamil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments