"Ma, Jakarta itu seperti apa?" Tanya Laras sambil menatap Niken yang duduk di sampingnya.
Saat ini mereka sedang naik kereta menuju Jakarta.
Niken telah memberikan pengertian pada Laras, tentang keluarga mereka yang tidak baik baik saja saat ini.
Niken berusaha memberi pengertian yang membuat Laras tidak membenci Bima.
Niken meminta bantuan Satria untuk mengurus urusan perceraiannya dengan Bima.
Lalu Dewa bersedia membantu menguruskan surat pindah sekolah untuk Laras.
Seruni membantu dengan senang hati Laras dan Niken mengepak barang.
"Runi, aku nggak akan bawa semuanya, kok. Banyak yang aku tinggal. Nanti, kamu pakai saja dari pada nganggur. Lagi pula, aku tak tahu, Mas Bima akan tetap lanjut tinggal di sini lagi atau tidak."
"Mbak, aku sedih banget, dirimu pergi bareng Laras. Nggak ada lagi tempat yang bisa didatangi saat aku dapat masalah, atau butuh teman curhat."
Seruni menatap Niken dengan perlahan.
"Runi, sekarang aku lebih mengerti perasaanmu ketika Bram berkhianat padamu. Bedanya, kamu dan Bram menikah tanpa rasa cinta yang mendalam. Aku dan Mas Bima telah menjalani pernikahan selama hampir tiga belas tahun usia pernikahan kami, lalu sebelum menikah kami juga telah menjalin hubungan lebih dari dua tahun. Berjuang menghadapi Ibu, yang mungkin hingga saat ini masih belum memberi restu pada kami. Kami berdua berusaha untuk menjalani semuanya,menghadapi semua ujian kehidupan pernikahan bersama sama. Tapi, sepertinya, Mas Bima telah lelah menghadapi semua itu."
Niken membalas tatapan Seruni dengan lembut.
"Mbak, aku akan sangat kehilanganmu! Sungguh! Meski pun Mbak Niken bukan kakak kandungku, tapi aku merasa, Mbak Niken ini malah lebih tahu aku, dibandingkan dengan kakakku yang lain, atau ibu. Saat aku ada masalah, sekecil apa pun masalah itu, Mbak Niken pasti menjadi tempat pelarian ku. Sekarang, Mbak akan pergi, besok besok aku akan lari ke mana jika ingin menumpahkan semua uneg-uneg ku ini?" Seruni bertutur dengan raut wajah penuh kesedihan. Sedih akan kehil…
Tirani Ibu Mertua
Perpisahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments