Niken menatap hujan deras yang turun dari balik jendela dapur.
Setelah selesai mengirim semua pesanan, Niken kembali teringat akan ucapan Rangga saat malam mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol hingga hampir pagi.
Mulanya mereka bercengkrama dengan anak anak dan bermain kartu bersama. Lalu anak anak berpamitan untuk istirahat ke kamar mereka.
Rangga yang memesan kamar besar dengan dua kamar tidur.
Niken dan Rangga menghabiskan malam dengan mengobrol sambil menikmati kopi dan cemilan di balkon.
Mereka mengingat kembali masa masa saat bekerja dulu. Rekan kerja mereka yang masih saling kontak, hingga cerita mengenai kehidupan pernikahan Niken dan Bima.
"Niken, kamu tahu, sejak dulu, sejak pertama aku melihatmu. Saat kita pertama kali berkenalan di kantor, aku sudah jatuh hati padamu. Tapi, kamu menjadi salah satu orang yang percaya rumor, kalau aku seorang playboy, jadi mungkin kamu tak pernah menganggap diriku serius."
Niken tertawa, dan itu yang selalu dirindukan oleh Rangga.
"Apa aku terlalu bodoh, ya saat itu. Terbius oleh pesona Bima, yang ternyata..."
Niken terdiam sambil menghela napas dalam-dalam sambil menerawang.
"Apa yang terjadi dengan kalian? Kalian selalu menjadi pasangan yang membuat iri para jomlo."
"Pada masanya." Sambung Niken sambil tersenyum kecut.
"Aku selalu berusaha menjadi pasangan yang baik bagi Mas Bima. Selama bersamanya, Mas Rangga tentu pernah mendengar cerita tentang ibu Mas Bima yang tidak merestui kami, karena ada wanita lain calon istri Mas Bima. Saat itu, aku galau, dan memutuskan untuk break sementara waktu sesuai saran Mas Rangga."
Detik itu, Rangga sangat terkejut. Bahwa selama ini, Niken ternyata mendengarkan saran dan ucapannya.
Rangga masih terus memperhatikan Niken yang masih menatap ke arah luar hotel, seolah mengingat masa lalunya.
"Aku sempat bimbang, Mas. Namun, ternyata Mas Bima menghubungi secara langsung Mas Bagas yang tinggal di Kalimantan. Lalu, Mas Bagas meminta Mas Bima untuk menemuinya di rumah satu Minggu kemudi…
Tirani Ibu Mertua
Sebuah Pengakuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments