Rangga melirik Niken yang sedang memijit pelipisnya, kepalanya masih terasa sedikit pusing karena naik wahana halilintar.
Rangga memberanikan diri memijat tengkuk Niken sambil menyodorkan sebotol air mineral.
Niken menerima botol minum lalu hanya diam menikmati setiap pijatan yang dilakukan oleh Rangga.
Selama dia menikah dengan Bima, tak pernah dia mendapat perlakuan seperti itu. Saat dia sakit, Bima hanya duduk menemani, dan menyediakan makanan atau minuman saja.
Kali ini, entah mengapa, Niken sengaja membiarkan Rangga memijatnya. Ada rasa nyaman yang dirasakan oleh Niken saat ini. Niken sadar, dalam hatinya mulai timbul benih perasaan yang lebih pada Rangga. Dan Niken pun sadar, bahwa selama ini Rangga juga tengah mendekatinya.
"Gimana sekarang?" Tanya Rangga sambil menatap Niken.
"Eh, ya, ya. Enak. Sudah lebih baik." Sahut Niken terbata-bata.
"Maaf jadi merepotkanmu." Sambung Niken tersipu.
"Tenang saja, lagi pula, jika tidak terbiasa pasti akan mengalami hal yang sama. Eh itu anak anak."
Rangga menunjuk Laras dan Amanda yang berjalan menghampiri mereka sambil sesekali tertawa.
"Gimana?"
"Seru, Om!" Sahut dua gadis itu bersamaan sambil tersenyum lebar.
"Habis ini mau ke mana lagi?" Tanya Rangga.
"Terserah Om Rangga saja, deh." Celetuk Amanda.
"Bagaimana kalau kita langsung ke hotel saja, kita langsung berenang di sana."
"Horeee!" Sorak dua gadis muda itu gembira.
Niken menggelengkan kepala sambil menatap Rangga yang masih tersenyum lebar.
Ada getar aneh dalam dada Niken saat menatap Rangga kala itu.
Namun, segera ditepis perasaan itu jauh jauh oleh Niken.
Rangga membawa Niken, Amanda, dan Laras ke sebuah hotel berbintang di kawasan elit Jakarta.
"Wah, pasti mahal kalau menginap di sini." Gumam Laras.
"Tenang saja, Yas. Hotel ini milik Om Rangga. Jadi kita bebas menginap di sini." Sahut Amanda.
"Oya? Beneran Om?" Laras memajukan tubuhnya ke bagian depan di antara kursi kemudi Rangga dan Niken, yang duduk di bangku depan.
Niken pun yang baru tahu, terkejut mendeng…
Tirani Ibu Mertua
Pertemuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments