“Maaf, tapi menurut saya... dia bukan pahlawan. Dia cuma pelukis gagal yang sok jadi penyelamat.”
Kata-kata itu dilontarkan dengan manis, santai, dan dibumbui senyum memikat. Tapi dampaknya kayak peluru yang ditembak dari jarak dekat—tepat ke jantung reputasi The Painters.
Studio mendadak hening. Lalu beberapa detik kemudian, riuh tepuk tangan meledak, seolah penonton baru aja menyaksikan momen emas televisi.
Glamora duduk anggun di sofa merah, kakinya bersilang elegan, mengenakan gaun holografik yang berubah warna mengikuti lampu studio. Rambutnya tersisir sempurna, dan eyeliner-nya seperti garis tajam yang bisa membelah ego siapa saja. Kamera menyorot wajahnya dari berbagai sudut. Layar LED besar di belakangnya menampilkan cuplikan pertarungannya melawan The Painters—diedit, tentu saja. Diedit agar dia terlihat menang mutlak.
Host acara, Vincent Reno, seorang selebritas yang terkenal dengan gaya sok santai tapi licik, tampak girang bukan main.
“Wah, wah… berani sekali pernyataanmu, Glamora. Kamu benar-benar yakin… The Painters bukan penyelamat kota ini?”
Glamora tertawa kecil, menyentuh dadanya seolah heran dengan pertanyaan itu. “Vincent sayang, kalau seseorang bikin separuh kota rusak demi mengejar satu orang wanita… itu penyelamat, atau cuma badut dengan kostum mahal?”
Penonton tertawa lagi. Lebih keras. Seseorang bahkan bersiul.
Ajie menonton dari sofa rumahnya, mulutnya mengatup rapat. Tangannya mengepal di atas paha. Televisi menyala di ruang tengah rumah kontrakan tua yang lampunya redup. Di sampingnya, Faisal duduk dengan ekspresi tidak percaya.
“Gila, ini fitnah kelas atas,” gumam Faisal.
Ajie nggak jawab. Pandangannya fokus ke layar, matanya nggak berkedip.
Di TV, Vincent memutar rekaman ulang dari detik-detik Glamora menghindari serangan Ajie—tapi diedit, bagian saat Glamora nyaris terkena cat putih disensor. Disisipkan suara efek ledakan yang dilebih-lebihkan, seolah Glamora memukul balik dengan kekuatan dewa.
“Menurut kamu,” Vincent lanjut, “kenapa Th…
The Painters : Colour Wars
Sorotan Palsu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments