Tangan-tangan itu tidak lagi tahu batas.
Keringat, parfum murahan, dan aroma zat sintetis bercampur jadi satu di udara. Musik techno berdentum seperti jantung palsu, memompa napas-napas cepat yang kehilangan kendali. Lampu strobo memecah kegelapan jadi potongan-potongan mimpi buruk.
Di tengah itu semua, tubuh-tubuh telanjang bergerak liar. Di atas sofa beludru merah, di lantai kaca yang licin, bahkan di tangga menuju lounge VIP—tak ada lagi tempat yang aman dari kegilaan.
Klub ini bernama Aetherium, tapi orang-orang memanggilnya dengan nama lain: Pintu Keluar Realitas.
Kepala keamanan mereka bahkan tidak lagi pakai headset. Dia cuma duduk di sudut, mata menatap kosong ke arah bar, seolah sudah menyerah pada apa pun yang sedang terjadi di depannya.
Lalu...
Suara musik berhenti.
Bukan pelan. Bukan padam. Tapi mati total.
Seolah ada tangan tak terlihat yang mencabut nyawa seluruh sistem dalam sekejap.
Orang-orang terdiam. Hening. Beberapa masih tertawa gugup, mengira ini bagian dari pertunjukan.
Tapi ketika suara langkah kaki menyentuh lantai marmer—perlahan, berat, penuh irama—semua kepala mulai berpaling.
Dari balik kabut asap dan sisa-sisa lampu neon yang kedipannya sekarat, muncul satu sosok.
Tingginya sedang. Tubuhnya ramping. Tapi matanya…
Mata itu menyala merah, seperti lubang neraka kecil yang belum tertutup sempurna.
Dia memakai jubah panjang, warna hitam dan ungu, seperti kabut malam yang disulam oleh tangan pecandu. Di punggungnya menjuntai selang-selang infus, menyala lembut dalam warna biru, merah, dan hijau, cairan aneh mengalir di dalamnya. Ada simbol tribal menyala di kulit dadanya, menyatu dengan tato berbentuk spiral psikedelik.
Dia tidak tersenyum. Tapi ada kenikmatan dalam diamnya.
“Gue haus...” katanya.
Suaranya rendah. Dalam. Tapi... seperti ada gema aneh yang keluar dari belakang tenggorokannya. Seolah ada makhluk lain ikut bicara bersamanya.
Orang-orang mulai mundur. Satu perempuan, masih setengah telanjang, berbisik ke pacarnya.
“Siapa dia?”
Pa…
The Painters : Colour Wars
Neon Dan Lumpur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments