Sirene meraung. Asap hitam menutupi langit Jakarta bagian utara. Pabrik tekstil di kawasan industri terbakar hebat sejak pukul tiga sore. Api menyebar cepat, dan banyak pekerja terjebak di dalam.
Lima menit setelah pemadam kebakaran tiba, dia muncul.
The Painters turun dari atap kontainer, Spectrum Core Suit-nya menyala ungu pekat di antara debu dan api. Tabung warna-warni di punggungnya berkedip cepat, menyesuaikan suhu dan tekanan udara di sekeliling.
Tanpa banyak bicara, dia langsung bergerak.
Cat biru memancar dari tangannya, memadamkan jalur api yang mendekat ke tumpukan bahan kimia. Satu tembakan cat hijau membentuk jembatan lengkung di atas puing, jadi jalan keluar bagi para pekerja. Dua tembakan kuning ke kakinya membuatnya berlari seperti kilat, menembus gedung sebelah yang hampir ambruk.
“Cepat! Lewat sini!”
Dia menggandeng dua pekerja yang sudah batuk-batuk karena asap, lalu mengangkat satu ibu-ibu yang pingsan ke bahunya. Di balik helm, napasnya berat. Tapi langkahnya nggak melambat.
Satu jam. Dua puluh sembilan orang berhasil dia selamatkan.
Namun begitu dia keluar ke jalan, tak ada tepuk tangan.
Yang ada... kamera ponsel.
Dan suara bisik-bisik.
“Liat tuh... bikin rusuh lagi.”
“Pasti dia yang bikin kebakarannya biar bisa sok jadi pahlawan.”
“Coba Glamora yang dateng, pasti nggak selebay ini...”
Ajie mendongak. Dari balik helm, dia bisa lihat ekspresi mereka. Bukan rasa syukur. Bukan kagum. Tapi sinis. Seolah dia cuma aktor dalam film murahan, dan mereka penontonnya yang udah tau ending-nya.
“Hey, Painters!” teriak seorang cowok muda di pinggir kerumunan. Rambutnya dicat pirang, dan di bajunya ada pin bergambar Glamora. “Next time jangan ngerusak jalan cuma buat gaya!”
Temannya ketawa. Yang lain mulai ikut-ikutan.
“Lo pikir pake warna-warni gitu keren?”
“Superhero kok mirip ember tumpah!”
Ajie diam.
Tangannya masih kotor oleh debu kebakaran. Tubuhnya pegal karena loncat dari satu bangunan ke bangunan lain tanpa henti. Dia nggak minta tepuk tangan. Tapi d…
The Painters : Colour Wars
Abu Dan Sorotan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments