Ratu Tanpa Bayangan

Ajie masih bisa merasakan panasnya kebakaran kemarin di punggungnya. Bukan panas api. Tapi panas dari tatapan sinis, komentar sinis, dan meme yang terus beredar. Hari ini, dia putuskan untuk diam sejenak. Rehat.

Sore itu, dia duduk di bangku taman, masih pakai kaus basah karena keringat. Joging barusan lumayan bikin napasnya plong. Di tangan, dia pegang minuman dingin dari gerai dekat pintu masuk taman. Musik pelan mengalun dari speaker kecil di pinggir jalur lari.

Tenang.

Untuk pertama kalinya sejak lama, nggak ada alarm darurat. Nggak ada serangan villain. Nggak ada kamera.

Sampai seseorang duduk di sampingnya.

“Aku suka yang rasa lemon. Tapi kamu kelihatannya lebih cocok rasa mint. Biar adem, gitu.”

Ajie nggak langsung menoleh. Tapi napasnya langsung berubah pendek. Dia tahu suara itu. Terlalu lembut untuk dianggap ancaman. Terlalu menusuk untuk diabaikan.

Dia menoleh perlahan.

Angelica Marentia. Tanpa Lightcaster Suit. Tanpa panggung. Hanya jaket putih santai, kacamata hitam yang disangkutkan di rambut, dan senyum tipis. Wajahnya bersih. Tanpa makeup, tanpa filter. Tapi tetap... itu dia. Glamora.

“Santai banget. Nggak nyangka The Painters bisa duduk di taman kayak orang biasa.” Nada suaranya ringan, nyaris seperti godaan.

Ajie mendengus pelan. “Apa kamu nyasar?”

“Nyasar ke hatimu?” Dia tertawa kecil. “Sayangnya, aku nggak serendah itu.”

Ajie meminum sedikit dari gelasnya. “Kalau mau perang, kita cari tempat sepi. Jangan sok manis di tempat umum.”

“Perang?” Angelica menatap langit. “Ah, Ajie... selalu tegang. Ini bukan tentang perang. Ini cuma... percakapan antara dua ikon publik.”

Dia melipat kaki, memiringkan badan ke arah Ajie. “Ngomong-ngomong soal publik... mereka makin sayang aku sekarang. Lihat trending topic hari ini?”

Ajie tidak menjawab. Tapi dia tahu. Topik nomor satu: #GlamoraSavesTheDay — padahal yang nyelametin nyawa kemarin, bukan dia.

“Aku nggak nyelametin siapa-siapa kemarin,” ucap Angelica santai. “Tapi satu foto dari rooftop studio, dengan ligh…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Ledakan Di Bengkel
2 Ledakan Dalam Diri
3 Warna Pertama
4 Yang Mengetuk Pintu
5 Jejak Yang Lengket
6 Laboratorium Dadakan dan Cat Ajaib
7 Warna Perang
8 Kemunculan JunkCore
9 Ratu Torsi
10 Spectrum Core
11 The Painters
12 Aliran yang tak nyaman
13 Diagnosi Warna
14 Uji Warna
15 Jejak Di Balik Warna
16 Warna vs Besi
17 Kandang Cat
18 Spectrum yang tak terbendung
19 Retakan di dalam neraka
20 Spektrum Amarah
21 Masa Lalu Junkcore
22 Eksperimen Fase dua
23 Peluru dan Pecahan Diri
24 Warna Terakhir
25 Akhir dari altherion
26 Dua Bulan Setelah Langit Terbakar.
27 Ancaman Baru
28 Sahabat yang jadi cinta
29 Perpisahan
30 Lampu, Sorotan dan Undangan Yang Mengejutkan
31 Kemunculan Glamora
32 The Painters VS Glamora
33 Kegelisahan Ajie
34 Menganalisa kelemahan musuh
35 Sorotan Palsu
36 Abu Dan Sorotan
37 Ratu Tanpa Bayangan
38 Gearstrom
39 Yang Tersisa Di Balik Sorotan
40 Di Balik Sel
41 Neon Dan Lumpur
42 Kota Yang Mabuk
43 Rumah, Ribut-Ribut dan Roti Bakar Keju
44 Kota Tanpa Wajah
45 Balas Dendam Dari Ketinggian
46 Kedatangan Tengkorak Hitam
47 Pengadilan dari seorang pembela
48 Simfoni Baja dan Cat
49 Janji Di Tengah Kehancuran
50 Jalan Menuju Jurang Hasrat
51 Pilihan Yang Sangat Sulit
52 Jejak Kegelapan dan Panggilan Dari Markas
53 Jejak Kegelapan dan Panggilan dari Markas
54 Percakapan Di Tepi Jurang
55 Sekutu Gelap
56 Kedatangan Sang Pena Bulu Emas
57 Kolektor Pedang VS Kolektor Topeng
58 Topeng Putih dan Tarian Kematian
59 Lumen Sigil Dan Kemarahan Murni
60 Sentuhan Kekasih
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Ledakan Di Bengkel
2
Ledakan Dalam Diri
3
Warna Pertama
4
Yang Mengetuk Pintu
5
Jejak Yang Lengket
6
Laboratorium Dadakan dan Cat Ajaib
7
Warna Perang
8
Kemunculan JunkCore
9
Ratu Torsi
10
Spectrum Core
11
The Painters
12
Aliran yang tak nyaman
13
Diagnosi Warna
14
Uji Warna
15
Jejak Di Balik Warna
16
Warna vs Besi
17
Kandang Cat
18
Spectrum yang tak terbendung
19
Retakan di dalam neraka
20
Spektrum Amarah
21
Masa Lalu Junkcore
22
Eksperimen Fase dua
23
Peluru dan Pecahan Diri
24
Warna Terakhir
25
Akhir dari altherion
26
Dua Bulan Setelah Langit Terbakar.
27
Ancaman Baru
28
Sahabat yang jadi cinta
29
Perpisahan
30
Lampu, Sorotan dan Undangan Yang Mengejutkan
31
Kemunculan Glamora
32
The Painters VS Glamora
33
Kegelisahan Ajie
34
Menganalisa kelemahan musuh
35
Sorotan Palsu
36
Abu Dan Sorotan
37
Ratu Tanpa Bayangan
38
Gearstrom
39
Yang Tersisa Di Balik Sorotan
40
Di Balik Sel
41
Neon Dan Lumpur
42
Kota Yang Mabuk
43
Rumah, Ribut-Ribut dan Roti Bakar Keju
44
Kota Tanpa Wajah
45
Balas Dendam Dari Ketinggian
46
Kedatangan Tengkorak Hitam
47
Pengadilan dari seorang pembela
48
Simfoni Baja dan Cat
49
Janji Di Tengah Kehancuran
50
Jalan Menuju Jurang Hasrat
51
Pilihan Yang Sangat Sulit
52
Jejak Kegelapan dan Panggilan Dari Markas
53
Jejak Kegelapan dan Panggilan dari Markas
54
Percakapan Di Tepi Jurang
55
Sekutu Gelap
56
Kedatangan Sang Pena Bulu Emas
57
Kolektor Pedang VS Kolektor Topeng
58
Topeng Putih dan Tarian Kematian
59
Lumen Sigil Dan Kemarahan Murni
60
Sentuhan Kekasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!