Di Balik Sel

Suara langkah kaki Ajie menggema di lorong sempit itu. Lantai logam bergetar pelan tiap kali sepatu botnya menyentuh permukaan. Dua penjaga bersenjata di belakangnya, diam tanpa sepatah kata. Mereka seperti bayangan yang gak minta dikenali, cuma ada untuk memastikan satu hal: gak ada yang keluar tanpa izin.

Lorong ini dingin. Bukan cuma karena suhu ruangan, tapi karena suasana. Semuanya terasa kosong dan keras, seolah dinding-dindingnya pernah menyimpan ribuan cerita kelam—dan sekarang menunggu cerita berikutnya.

Ajie menarik napas dalam-dalam. Tangannya sempat mengepal. Ini bukan pertemuan yang dia nantikan, tapi... ini sesuatu yang perlu dia lakukan.

Di ujung lorong, satu sel berdiri beda. Dinding kaca transparan, lampu LED putih menyala konstan tanpa kelap-kelip. Di dalamnya, duduk seorang perempuan dengan rambut pirang yang sudah kehilangan kilau, memakai jumpsuit tahanan abu-abu yang kebesaran.

Glamora.

Dia duduk di ujung ranjang besi, satu kakinya naik, tangannya memeluk lutut. Wajahnya tidak menoleh saat pintu logam otomatis terbuka dan Ajie masuk. Cuma sedikit anggukan pelan dari penjaga yang kemudian mundur beberapa langkah, memberi ruang.

“Empat hari,” ujar Ajie, membuka percakapan. Suaranya pelan, tapi cukup nyaring buat terdengar di seluruh ruangan.

Glamora gak langsung jawab. Matanya tetap menatap ke dinding kosong seberangnya. Dia seperti sedang menghitung jumlah catatan kesalahan yang dia punya dalam hidup. Dan itu, mungkin, terlalu banyak buat satu kepala.

“Gue kira lu gak bakal dateng,” ucapnya akhirnya. Suaranya serak, tapi tenang. Gak ada nada menyindir, gak ada sinisme seperti biasanya. Cuma... jujur.

Ajie berjalan mendekat, berhenti beberapa meter dari kaca pembatas.

“Gue juga gak yakin bakal dateng,” katanya. “Tapi... gue gak suka ninggalin cerita setengah jalan.”

Glamora tertawa pelan. “Ceritanya udah selesai, Ji. Lu menang. Gue kalah. Gorden ditutup, lampu mati. Penonton pulang.”

Ajie menggeleng. “Nggak. Cerita yang bagus gak berakhir waktu t…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Ledakan Di Bengkel
2 Ledakan Dalam Diri
3 Warna Pertama
4 Yang Mengetuk Pintu
5 Jejak Yang Lengket
6 Laboratorium Dadakan dan Cat Ajaib
7 Warna Perang
8 Kemunculan JunkCore
9 Ratu Torsi
10 Spectrum Core
11 The Painters
12 Aliran yang tak nyaman
13 Diagnosi Warna
14 Uji Warna
15 Jejak Di Balik Warna
16 Warna vs Besi
17 Kandang Cat
18 Spectrum yang tak terbendung
19 Retakan di dalam neraka
20 Spektrum Amarah
21 Masa Lalu Junkcore
22 Eksperimen Fase dua
23 Peluru dan Pecahan Diri
24 Warna Terakhir
25 Akhir dari altherion
26 Dua Bulan Setelah Langit Terbakar.
27 Ancaman Baru
28 Sahabat yang jadi cinta
29 Perpisahan
30 Lampu, Sorotan dan Undangan Yang Mengejutkan
31 Kemunculan Glamora
32 The Painters VS Glamora
33 Kegelisahan Ajie
34 Menganalisa kelemahan musuh
35 Sorotan Palsu
36 Abu Dan Sorotan
37 Ratu Tanpa Bayangan
38 Gearstrom
39 Yang Tersisa Di Balik Sorotan
40 Di Balik Sel
41 Neon Dan Lumpur
42 Kota Yang Mabuk
43 Rumah, Ribut-Ribut dan Roti Bakar Keju
44 Kota Tanpa Wajah
45 Balas Dendam Dari Ketinggian
46 Kedatangan Tengkorak Hitam
47 Pengadilan dari seorang pembela
48 Simfoni Baja dan Cat
49 Janji Di Tengah Kehancuran
50 Jalan Menuju Jurang Hasrat
51 Pilihan Yang Sangat Sulit
52 Jejak Kegelapan dan Panggilan Dari Markas
53 Jejak Kegelapan dan Panggilan dari Markas
54 Percakapan Di Tepi Jurang
55 Sekutu Gelap
56 Kedatangan Sang Pena Bulu Emas
57 Kolektor Pedang VS Kolektor Topeng
58 Topeng Putih dan Tarian Kematian
59 Lumen Sigil Dan Kemarahan Murni
60 Sentuhan Kekasih
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Ledakan Di Bengkel
2
Ledakan Dalam Diri
3
Warna Pertama
4
Yang Mengetuk Pintu
5
Jejak Yang Lengket
6
Laboratorium Dadakan dan Cat Ajaib
7
Warna Perang
8
Kemunculan JunkCore
9
Ratu Torsi
10
Spectrum Core
11
The Painters
12
Aliran yang tak nyaman
13
Diagnosi Warna
14
Uji Warna
15
Jejak Di Balik Warna
16
Warna vs Besi
17
Kandang Cat
18
Spectrum yang tak terbendung
19
Retakan di dalam neraka
20
Spektrum Amarah
21
Masa Lalu Junkcore
22
Eksperimen Fase dua
23
Peluru dan Pecahan Diri
24
Warna Terakhir
25
Akhir dari altherion
26
Dua Bulan Setelah Langit Terbakar.
27
Ancaman Baru
28
Sahabat yang jadi cinta
29
Perpisahan
30
Lampu, Sorotan dan Undangan Yang Mengejutkan
31
Kemunculan Glamora
32
The Painters VS Glamora
33
Kegelisahan Ajie
34
Menganalisa kelemahan musuh
35
Sorotan Palsu
36
Abu Dan Sorotan
37
Ratu Tanpa Bayangan
38
Gearstrom
39
Yang Tersisa Di Balik Sorotan
40
Di Balik Sel
41
Neon Dan Lumpur
42
Kota Yang Mabuk
43
Rumah, Ribut-Ribut dan Roti Bakar Keju
44
Kota Tanpa Wajah
45
Balas Dendam Dari Ketinggian
46
Kedatangan Tengkorak Hitam
47
Pengadilan dari seorang pembela
48
Simfoni Baja dan Cat
49
Janji Di Tengah Kehancuran
50
Jalan Menuju Jurang Hasrat
51
Pilihan Yang Sangat Sulit
52
Jejak Kegelapan dan Panggilan Dari Markas
53
Jejak Kegelapan dan Panggilan dari Markas
54
Percakapan Di Tepi Jurang
55
Sekutu Gelap
56
Kedatangan Sang Pena Bulu Emas
57
Kolektor Pedang VS Kolektor Topeng
58
Topeng Putih dan Tarian Kematian
59
Lumen Sigil Dan Kemarahan Murni
60
Sentuhan Kekasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!