#
Senin pagi. Dyon nggak datang ke sekolah.
Selasa. Masih nggak datang.
Rabu. Bangkunya kosong.
Kamis. Andra mulai khawatir.
Jumat. Andra ke gubuk Dyon—kosong. Pintu terkunci. Nggak ada tanda-tanda kehidupan.
Dyon... menghilang.
---
Kota sebelah. Kota industri yang penuh pabrik, asap, polusi. Jauh dari rumah—tiga jam naik bus.
Dyon turun dari bus—tas ransel lusuh di punggung. Isinya cuma baju dua stel, foto orang tua, sama hape butut yang layarnya retak tapi masih nyala. Di hape itu... ada satu foto. Foto Ismi. Foto yang dia ambil diam-diam waktu Ismi lagi senyum di perpustakaan—jilbab putih, mata berbinar, senyum yang hangat.
Foto itu... satu-satunya yang dia punya.
Dyon jalan ke kawasan pabrik—cari kerjaan. Pabrik tekstil. Pabrik sepatu. Pabrik apapun yang nerima.
Akhirnya diterima di pabrik sepatu—buruh harian. Upah Rp 80.000 sehari. Kerja dari jam tujuh pagi sampai jam sebelas malam. Enam belas jam. Tanpa libur.
Dyon terima—nggak ada tawar menawar.
---
Hari pertama kerja.
Pabrik besar. Mesin berisik—bunyi dengung keras yang bikin telinga sakit. Bau lem menyengat—bikin pusing. Udara panas—AC cuma ada di ruang bos, nggak di area buruh.
Dyon di bagian assembly—rakit sepatu. Ambil sol, tempel lem, pasang ke atas sepatu, tekan keras. Ulangi. Ribuan kali sehari.
Tangannya cepet lecet—lem panas ngebakar kulit. Punggung sakit—berdiri enam belas jam nggak ada istirahat kecuali makan siang lima belas menit.
Tapi dia tahan.
Harus tahan.
*Buat Ismi. Buat masa depan.*
Pulang malam—ke kontrakan sempit yang dia sewa Rp 400.000 sebulan. Kamar kecil—cuma muat kasur tipis, sama meja plastik. Kamar mandi di luar—sharing sama sepuluh orang. Kotor. Bau.
Tapi... lebih baik dari gubuk.
Makan malam—nasi bungkus Rp 7.000. Isinya nasi, tempe, tahu, sayur. Nggak ada lauk. Tapi kenyang.
Setelah makan, Dyon belajar.
Belajar matematika dari buku bekas yang dia beli Rp 10.000 di pasar loak. Belajar fisika. Belajar bahasa Inggris—penting buat kuliah nanti.
Matanya sering nutup sendiri—ngantuk…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
BAB 21: DYON MENGHILANG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments