#
Pagi itu Andra telepon Leonardo, Arman, sama Sulaiman.
"Kita harus kumpul. Hari ini. Di kantor Dyon. Ada yang penting."
Leonardo yang baru keluar rumah sakit dua hari lalu masih lemah. Tapi dia setuju dateng.
Arman sama Sulaiman juga langsung setuju.
Jam sepuluh pagi mereka semua udah sampai di kantor Rumah Harapan Arsitektur.
Kantor yang dulu rame sekarang sepi. Cuma ada Kang Atep sama beberapa staff yang masih loyal.
Mereka masuk ruang meeting. Ruangan kecil dengan meja bundar.
Dyon udah duduk di sana. Wajah nya masih pucat. Mata bengkak. Kayak orang yang habis nangis semalam.
Leonardo masuk sambil pegang dada. Masih sakit. Tapi dia maksa dateng.
"Yon... lo gapapa?" tanyanya sambil duduk.
Dyon cuma ngangguk lemah.
Arman sama Sulaiman duduk. Sulaiman masih pincang. Kaki nya yang kena tembak waktu serang pulau belum sembuh sempurna.
Andra yang terakhir masuk. Tutup pintu. Duduk.
Mereka berlima duduk melingkar. Diem. Nggak ada yang mulai ngomong.
Akhirnya Andra yang buka suara.
"Gue kumpulin kalian semua karena... karena semalam gue nyelamatin Dyon dari bunuh diri."
Leonardo, Arman, Sulaiman langsung shock.
"APA?!" teriak Leonardo sambil ngeliatin Dyon. "Yon... lo... lo mau bunuh diri?"
Dyon nggak jawab. Cuma nunduk. Malu.
"Dia naik ke atap kantor tengah malam. Berdiri di pinggir pagar. Mau loncat. Untung gue dateng tepat waktu. Tarik dia," lanjut Andra.
Hening.
Nggak ada yang bisa ngomong. Terlalu shock.
Arman yang biasanya kalem tiba tiba berdiri. Jalan ke Dyon. Pegang bahu nya.
"Yon... kenapa lo nggak cerita ke kami? Kenapa lo nahan sendiri sampe seberat ini?"
"Karena... karena gue malu. Gue yang bikin kalian semua menderita. Gue yang... gue yang nggak berguna..."
"JANGAN BILANG GITU!" bentak Arman. "Lo nggak nggak berguna. Lo... lo orang terkuat yang gue kenal. Lo lawan Tan Corp sendirian waktu kami semua belum ikut bantuin. Lo yang tegakkan kepala waktu semua orang bilang lo bakal kalah."
Sulaiman juga berdiri. Jalan pincang ke Dyon.
"Yon dengerin gue. Gue ha…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
BAB 152 PERTEMUAN DENGAN SEMUA SAHABAT BANGKIT LAGI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments