Pagi itu Dyon bangun jam enam.
Buka hape. Cek email sama WhatsApp kayak biasa.
Tapi yang dia liat... bikin jantung nya langsung drop.
Lima puluh notifikasi. Semua dari staff. Dari temen. Dari media.
Isi nya sama semua: "Pak Dyon sudah lihat berita?"
Dia buka browser. Search nama dia.
Artikel pertama yang muncul bikin dia ngerasa kayak ditampar.
Judul gede: "FIRMA DYON SYAHPUTRA PAKAI MATERIAL MURAHAN DI PROYEK SUBSIDI—KORUPSI LAGI?"
Portal berita DetikNews. Tayang jam lima pagi. Udah dibaca dua ratus ribu orang. Komentar ribuan.
Dyon buka artikel. Tangan gemetar.
"Jakarta - Firma Rumah Harapan Arsitektur milik Dyon Syahputra yang terkenal sebagai pejuang anti korupsi kini diduga melakukan markup harga material di proyek rumah subsidi pemerintah senilai Rp 150 miliar.
Berdasarkan dokumen internal yang bocor ke redaksi, firma Dyon membeli semen dengan harga Rp 50 ribu per sak tapi melaporkan ke pemerintah harga Rp 75 ribu per sak. Selisih Rp 25 ribu dikali puluhan ribu sak sama dengan miliaran rupiah yang mengendap di kantong firma.
Tidak hanya itu, dokumen juga menunjukkan firma ini menggunakan besi cor murah dari China yang tidak memenuhi standar SNI untuk struktur bangunan. Ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan bangunan roboh.
Kami mencoba menghubungi Dyon Syahputra untuk konfirmasi namun hingga berita ini tayang belum ada tanggapan."
Di bawah artikel ada foto scan dokumen. Dokumen yang keliatan... keliatan resmi. Ada kop surat firma Dyon. Ada tanda tangan. Ada stempel.
Tapi Dyon tau itu palsu. Dia nggak pernah tanda tangan dokumen kayak gitu. Dia nggak pernah pakai material murahan.
Tapi gimana cara buktiin?
Dia scroll ke bawah. Baca komentar.
"Ternyata sama aja. Bisanya cuma ceramah anti korupsi tapi sendirinya korupsi."
"Munafik! Dulu bilang lawan Tan Corp karena korupsi. Sekarang dia sendiri yang korupsi!"
"Kasian rakyat miskin. Dikasih rumah subsidi tapi pakai material murahan. Nanti roboh gimana?"
"Harus ditangkep! Harus dipenjara kayak Tan Tjong Wei!"…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
bab 169
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments