#
Tiga hari setelah vonis.
Rutan Salemba. Jakarta Pusat. Sore hari jam empat.
Dyon berdiri di depan gerbang rutan. Pegang tas kecil berisi beberapa buku sama cemilan.
Leonardo di sampingnya.
"Lo yakin mau masuk? Lo nggak wajib loh. Dia yang salah. Bukan lo," kata Leonardo.
"Aku tau. Tapi... tapi aku perlu tutup chapter ini dengan cara yang bener," Dyon bilang sambil napas dalam "Aku nggak mau nanti nyesel karena nggak ngomong apa yang harusnya aku omongin."
"Oke. Tapi gue ikut masuk. Gue tunggu di luar ruangan."
"Makasih Leo."
Mereka masuk. Ngurus administrasi. Diperiksa tas nya. Melewati beberapa pintu besi berat yang bunyinya ngaung.
Akhirnya sampai di ruang kunjungan.
Ruangan kecil. Meja besi. Dua kursi berhadapan. Kaca tebal di tengah. Telepon di masing masing sisi.
Dyon duduk. Tunggu.
Lima menit kemudian pintu di seberang terbuka.
Edward masuk. Diborgol. Diantar sipir.
Dia duduk di kursi seberang. Ngeliatin Dyon dengan tatapan... kosong. Nggak ada api kebencian kayak di ruang sidang. Cuma... kosong.
Mereka saling tatap lewat kaca.
Dyon angkat telepon. Edward ikutan angkat.
Hening.
Nggak ada yang ngomong dulu.
Akhirnya Dyon yang buka suara.
"Aku... aku bawa buku sama cemilan. Tapi nggak boleh dikasih langsung. Nanti dikasih lewat sipir," katanya canggung.
Edward diem aja.
"Aku denger kamu akan dipindah ke Nusakambangan besok," Dyon lanjut.
"Iya," jawab Edward pelan. Suaranya serak. Kayak udah lama nggak dipake.
"Itu... itu jauh."
"Iya."
Hening lagi.
Dyon ngeliat Edward dari dekat. Wajahnya... wajahnya beda banget dari dulu. Kurus. Pucat. Mata cekung. Rambut berantakan. Ini bukan Edward yang sombong, yang kaya, yang percaya diri.
Ini... ini orang yang udah kehilangan segalanya.
"Kenapa lo dateng?" Edward tiba tiba nanya. Suaranya datar.
"Karena... karena aku perlu ngomong sesuatu sama kamu. Sebelum kamu pergi."
"Ngomong apa? Mau pamer kamu menang? Mau liat aku menderita?" Edward senyum pahit.
"Nggak," Dyon geleng "Aku dateng buat bilang... aku maafin kamu."
Edwar…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
BAB 110: PERTEMUAN TERAKHIR
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments