#
Dua minggu setelah kejadian penculikan. Ismi udah pulih hampir sempurna. Masih ada sedikit trauma, tapi udah jauh lebih baik. Dia bisa tidur nyenyak, bisa ketawa, bisa hidup normal lagi.
Dan yang paling penting... Ujian Nasional udah di depan mata.
Senin. Hari pertama UN. Mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Dyon bangun jam empat subuh. Sholat subuh. Baca doa panjang. "Ya Allah, permudahkanlah segala urusan kami. Berikan kami kemudahan dalam mengerjakan ujian ini."
Sarapan seadanya, roti tawar sama teh manis. Terus berangkat ke sekolah naik sepeda pinjeman.
Sampai sekolah jam tujuh pagi. Anak anak pada deg degan. Ada yang baca baca buku terakhir kali, ada yang sholat dhuha di musholla, ada yang cuma diem ngeliatin langit.
Dyon ketemu Ismi di gerbang. Ismi senyum, meskipun keliatan nervous.
"Siap?" tanya Dyon.
"Siap," jawab Ismi, meskipun tangannya gemetar dikit.
Dyon pegang tangan Ismi, erat. "Kita bisa. Kita udah belajar keras. Sekarang... sekarang tinggal percaya sama usaha kita."
Ismi angguk. "Kita bisa."
Andra dateng dengan muka pucat. "Bro, gue... gue nervous banget. Perut gue mules."
"Lo ke toilet dulu sana," Leonardo nyengir. "Jangan sampe ngompol di kelas."
Mereka ketawa, ngurangin ketegangan.
Bel masuk bunyi. Mereka masuk kelas ujian masing masing. Duduk sesuai nomor peserta. Ruangan hening. Pengawas masuk, bagi kertas soal.
"Waktu 120 menit. Mulai... sekarang."
Dyon buka kertas soal. Napas dalam.
*Bismillah.*
Soal pertama... bisa. Soal kedua... bisa juga. Soal ketiga, keempat, kelima... semuanya pernah dia pelajarin.
Dia kerjain dengan fokus. Nggak terburu buru. Pelan tapi pasti.
Dua jam kemudian, selesai. Kumpulin kertas jawaban.
Keluar kelas dengan lega.
Besoknya, Matematika. Terus Bahasa Inggris. Terus IPA.
Empat hari UN berlalu. Rasanya kayak mimpi. Kayak... kayak baru kemarin mereka mulai belajar serius, sekarang udah selesai ujian.
***
Dua minggu menunggu hasil.
Dua minggu yang terasa kayak dua tahun.
Dyon, Ismi, Andra, Leonardo tiap hari ngumpul. Ngob…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
BAB 44: HASIL UJIAN NASIONAL
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments