Terus upload di mana?"
"Di mana mana. Twitter. Instagram. TikTok. YouTube. Facebook. Semua platform. Kita tag semua akun media besar. Tag KPK. Tag Polisi. Tag DPR. Biar mereka nggak bisa pura pura nggak liat."
Dyon mikir. Ini... ini all in.
Kalau dia upload bukti ke publik... nggak ada jalan balik. Tan pasti akan tau. Tan pasti akan serang lebih brutal.
Tapi... tapi kalau dia nggak lakuin ini... semua yang dia perjuangin sia sia.
Kang Iwan disiksa sia sia.
Firma nya hancur sia sia.
Nyawa nya yang hampir melayang waktu bobol kantor Tan Corp... sia sia.
"Oke. Kita lakuin," katanya akhirnya.
"Lo yakin?"
"Yakin. Kalau media mainstream takut... kita bawa perang ini ke rakyat."
Mereka langsung balik ke rumah Dyon.
Setup kamera di ruang kerja. Laptop di depan. USB berisi bukti di meja.
Leonardo yang jadi kameramen. Pakai hape.
"Lo siap?" tanyanya.
Dyon napas dalam. Beresin baju. Ngeliatin kamera.
"Siap."
"Oke. Recording dimulai sekarang."
Lampu merah hape nyala.
Dyon ngeliatin kamera. Matanya merah. Wajahnya penuh luka. Tapi tatapannya tajam.
Dia mulai ngomong.
"Nama saya Dyon Syahputra. Saya bukan siapa siapa. Cuma anak yatim piatu yang berusaha bertahan hidup di dunia yang kejam."
Suaranya bergetar tapi tegas.
"Tapi hari ini saya di sini bukan buat cerita tentang saya. Saya di sini buat expose kejahatan. Kejahatan konglomerat yang namanya Tan Tjong Wei dari Tan Corp."
Dia angkat USB.
"Di USB ini ada ratusan bukti. Bukti korupsi. Bukti markup material. Bukti suap ke pejabat. Bukti penggunaan material palsu yang membahayakan nyawa ribuan orang yang tinggal di proyek proyek Tan Corp."
Dia tunjukin dokumen dokumen di layar laptop satu per satu.
"Ini dokumen markup material tiga puluh persen di proyek perumahan Karawang. Ini dokumen suap lima miliar ke pejabat dinas PU. Ini dokumen pemalsuan sertifikat material di proyek apartemen Tangerang."
Satu per satu dia tunjukin. Jelas. Detail. Nggak bisa dibantah.
"Tan Tjong Wei menghancurkan firma saya karena saya menolak tawaran kor…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
bab 117
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments