#
Tiga hari setelah Tan bongkar semua nama.
Pagi itu ada kurir dateng ke rumah Dyon. Bawa amplop resmi.
Dyon buka amplop dengan tangan gemetar.
Surat dari KPK.
"Kepada Yth. Saudara Dyon Syahputra. Berdasarkan investigasi kasus korupsi Tan Corp dan pejabat terkait, Saudara diminta hadir di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memberikan keterangan sebagai saksi sekaligus pihak yang perlu diklarifikasi terkait hubungan Saudara dengan beberapa pejabat yang terindikasi menerima suap. Hari Rabu, 25 Februari 2026, pukul 09.00 WIB."
Dyon baca surat itu berkali kali.
"Pihak yang perlu diklarifikasi."
Bukan cuma saksi.
Tapi... terperiksa.
Mereka curiga sama dia.
Ismi baca surat itu dari belakang bahu Dyon.
"Mereka... mereka pikir kamu terlibat?"
"Kayaknya begitu."
"Tapi kamu nggak pernah terima uang dari Tan! Kamu malah yang lawan dia!"
"Tapi gue deket sama orang orang yang ternyata pernah terima uang dari Tan. Iptu Jaka. Hakim Setiawan. Mereka bantuin gue. Dan sekarang KPK pikir... pikir gue mungkin tau mereka korup. Atau lebih parah... gue yang bayar mereka."
"Tapi itu nggak benar!"
"Gue tau sayang. Tapi gue harus buktiin."
Rabu pagi jam delapan Dyon berangkat ke kantor KPK. Leonardo ikut.
"Gue nggak akan biarin lo sendirian Yon. Gue ikut sampai ruang tunggu."
"Terima kasih Leo."
Sampe kantor KPK jam sembilan kurang. Gedung besar dengan keamanan ketat.
Mereka masuk. Dicek metal detector. Tas diperiksa.
Dyon disuruh ke ruang tunggu. Leonardo nunggu di sana.
Sepuluh menit kemudian Dyon dipanggil masuk ruang interogasi.
Ruangan kecil. Meja di tengah. Dua kursi berhadapan. Kamera CCTV di sudut.
Di seberang meja ada dua penyidik KPK. Cowok umur empat puluhan sama cewek umur tiga puluhan. Pakai seragam KPK. Wajah serius.
"Pak Dyon silakan duduk," kata penyidik cowok. Namanya Pak Hasan.
Dyon duduk. Tangan nya gemetar dikit.
"Pak Dyon tau kenapa Bapak dipanggil ke sini?" tanya penyidik cewek. Namanya Bu Sari.
"Surat nya bilang buat klarifikasi hubungan saya dengan pejabat yan…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
BAB 145: DYON DISIDIK KPK—DITUDUH TERIMA SUAP
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments