Hari kesepuluh Ismi di rumah sakit jiwa.
Dyon habis jenguk Ismi jam tiga sore. Keluar dari RS dengan wajah kosong.
Hari ini Ismi nggak ngenalin dia lagi. Malah teriak waktu Dyon mau pegang tangan nya. Bilang Dyon orang asing yang mau nyakitin dia.
Perawat harus tenangkan Ismi. Dyon disuruh keluar.
Di parkiran Dyon duduk di mobil. Nggak nyalain mesin. Cuma duduk diem.
Hape nya bunyi. Telepon dari Pak Heru bagian finance.
"Pak Dyon maaf ganggu. Saya mau lapor... uang kita tinggal delapan miliar. Bulan depan kita harus bayar gaji karyawan tiga ratus juta. Bayar bodyguard dua ratus lima puluh juta. Bayar supplier dua ratus juta. Bayar RS Jiwa buat Bu Ismi seratus juta per minggu. Total butuh hampir satu miliar. Kalau kayak gini terus... kita cuma bertahan enam bulan lagi."
Dyon tutup mata. Napas berat.
"Oke. Terima kasih Pak Heru. Nanti saya pikirin."
Tutup telepon.
Dia ngeliatin dashboard. Ngeliatin jalanan di depan.
Rasanya... rasanya capek banget.
Capek lawan Kevin yang nggak ada habisnya. Capek liat Ismi di rumah sakit jiwa. Capek liat anak-anak nanya Mama kapan pulang. Capek liat uang firma menipis. Capek liat sahabat-sahabat terluka gara-gara dia.
Capek hidup.
Dia nyalain mesin. Nyetir. Tapi nggak pulang ke rumah.
Dia nyetir ke kantor. Parkir. Masuk gedung. Naik lift ke lantai lima belas. Lantai teratas.
Keluar lift. Jalan ke pintu darurat. Naik tangga ke rooftop.
Rooftop yang sama kayak dulu. Waktu dia hampir bunuh diri. Waktu Andra nyelamatin dia.
Dia berdiri di pinggir gedung. Ngeliatin kota Jakarta dari atas. Lampu-lampu mulai nyala. Langit mulai gelap.
Angin bertiup kenceng. Dingin.
Dia ngeliatin ke bawah. Lima belas lantai. Kalau jatuh... pasti langsung mati. Nggak sakit lama.
Mungkin... mungkin ini solusi nya. Kalau dia mati... Kevin nggak ada target lagi. Ismi bisa sembuh dengan tenang. Anak-anak bisa hidup normal. Firma bisa dijual buat bayar semua hutang.
Semua orang akan lebih baik tanpa dia.
Dia naik ke pagar pembatas. Berdiri di atas nya. Angin makin…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
bab 178
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments